Misteri Shalat Subuh, Keutamaan (Urgensi) dan Ancaman


 Shalat subuh, meskipun mempunyai jumlah rakaat paling sedikit diantara shalat wajib lainnya, tapi  merupakan shalat yang terberat yang dilakukan sebagian besar umat muslim. Tengoklah masjid disekitarmu, berapa orang yang berjamaah disana. Shalat subuh kadang didominasi oleh orang orang tua yang sudah sepuh, sedangkan yang berumur dibawahnya masih sibuk dengan aktifitas pribadinya.

Tetapi jika mengetahui keutamaan yang besar dalam shalat subuh dan meyakini itu sebagai bekal hari akhir, niscaya mereka akan berusaha berlomba mendatangi masjid untuk shalat subuh meski dalam keadaan merangkak. tapi sebagian mesar dari kita hanya tau ilmunya saja, tanpa berusaha mendapatkan ganjaran maksimal dari hal itu.
Berikut beberapa keutamaan yang besar dalam shalat subuh.

1.      Terhindar Dari Ciri Orang Munafik

“Shalat terberat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya’ dan subuh. Padahal seandainya mereka mengetahui pahala pada kedua shalat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walaupun harus merangkak .” (HR.Ahmad)

“Sholat terberat bagi orang munafik adalah sholat Isya dan sholat Subuh. Kalau mereka tahu pahala yang disiapkan pada sholat itu, maka mereka akan mendatanginya, meskipun dengan merangkak. Sungguh, aku benar-benar hendak memerintahkan seseorang untuk mengimami manusia, kemudian aku pergi bersama beberapa orang yang membawa seikat kayu bakar kepada suatu kaum yang tidak hadir sholat berjamaah, lalu aku membakar rumah-rumah mereka.” (HR.Bukhari-Muslim)

Dari Abdullah bin Mas’ud ra. Rasul saw bersabda “Siapa ingin bertemu allah (pada hari kiamat ) dalam keadaan muslim, hendaklah menjaga shalat 5 waktu ini ketika dikumandangkan adzan, karena allah telah mensyari’atkan sunnah dan petunjuk kepada nabi-Nya. Sungguh kami ingat, tak seorangpun meniggalkan shalat berjamaah kecuali orang munafik yang jelas kemunafikanya. Pernah ada, seorang dipapah ke masjid antara dua orang hingga dia di berdirikan dalam shaf shalat. Seandaniya kalian shalat di rumah kalian, meninggalkan masjid, berarti kamu telah meninggalkan sunnah nabi kalian dan jika kamu meninggalkan sunnah nabi kalian, tentu kalian telah sesat. (HR. Bukhari-Muslim)

2.      Shalat yang Disaksikan Malaikat

“Dan dirikanlah pula sholat Subuh. Sesungguhnya sholat Subuh itu disaksikan oleh malaikat”. (QS.Al Israa :78)

“Malaikat-malaikat siang bergantian mendampingi kalian dengan malaikat-malaikat malam, dan mereka berkumpul pada waktu shalat subuh dan ashar setelah itu malaikat yang semalaman menjaga kalian naik ke langit. Lalu Allah bertanya kepada mereka – dan dia lebih tahu tentang mereka - ’Bagaimana kalian tinggalkan hamba-hambaku?’ Mereka menjawab, ’Kami menginggalkan mereka dalam keadaan shalat dan kami datang kepada mereka ketika mereka shalat’” (HR.Bukhari)

3.      Shalat berjamaah mendapat 25 kali lipat dari pada shalat sendiri

Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda, “Shalat berjamaah lebih baik dari shalat sendiri 25 kali lipat, itu karena dia berwudhu dengan sempurna lalu pergi ke masjid dengan tiada tujuan lain kecuali melakukan shalat berjamaah semata, maka tidaklah ia melangkah kecuali setiap langkahnya diangkat kedudukanya satu derajat dan dihapuskan satu dosa. Bila telah shalat, para malaikat memohonkan untuknya rahmat selama ia masih berada di tempat shalat itu dalam keadaan tidak berhadast(para malaikat berdoa : Ya Allah , beri rahmat kepada orang ini dan sayangilah dia). (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi).

4.      Mendapat Dua Keuntungan, Subuh Berjamaah dan Seakan Shalat Seluruh Malam

Dari utsman bin Affan RA , Nabi SAW bersabda : “Siapa shalat isya berjamaah maka seolah –olah ia telah bangun (qiyamul-lail/shalat tahajud) separuh malam. Dan siapa ygn shalat shubuh berjamaah, seakan-akan telah shalat pada seluruh malam.” (H.R. Muslim).

5.      Mendapat Perlindungan Allah SWT

“Barangsiapa melaksanakan sholat Subuh secara berjamaah, maka ia berada dalam perlindungan Allah.” (HR. Ibnu Majah). Hadits shohih.

“Barang siapa yang melaksanakan shalat subuh maka dia berada dalam jaminan Allah, maka jangan sampai Allah menarik kembali jaminan-Nya dari kalian dengan sebab apa pun. Karena siapapun yang Allah cabut jaminan-Nya darinya dengan sebab apa pun, pasti akan tercabut. Kemudian Allah akan telungkupkan wajahnya dalam neraka jahannam.” (HR. Muslim)

6.      Shalat subuh lebih daik dari dunia dan seisinya

“Dua rakaat shalat subuh, lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR.Muslim dan Ahmad)

7.      Waktu Shubuh Adalah Kunci Kemenangan

“Bahwa Rasulullah apabila hendak menyerbu suatu kaum, beliau menundanya hingga tiba waktu subuh.” (HR Bukhari)

8.      Melepaskan Tiga Ikatan Syetan Sekaligus

“Setan membuat tiga ikatan di tengkuk (leher bagian belakang) salah seorang dari kalian ketika tidur. Di setiap ikatan setan akan mengatakan, “Malam masih panjang, tidurlah!”. Jika dia bangun lalu berdzikir pada Allah, lepaslah satu ikatan. Kemudian jika dia berwudhu, lepas lagi satu ikatan. Kemudian jika dia mengerjakan sholat, lepaslah ikatan terakhir. Di pagi hari dia akan bersemangat dan bergembira. Jika tidak melakukan seperti ini, dia tidak ceria dan menjadi malas.” (HR. Bukhari no. 1142 dan Muslim no. 776)

9.      Terhindar Dari Kencing Syaitan

Dari Abu Wa’il, dari Abdullah, beliau berkata, “Ada yang mengatakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa terdapat seseorang yang tidur malam hingga shubuh (maksudnya tidak bangun malam, pen). Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengatakan : “Demikianlah setan telah mengincingi kedua telinganya.” (HR. An Nasa’i no. 1609 dan Ibnu Majah no. 1330. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 640 mengatakan bahwa hadits ini shohih).

10.  Terhindar Dari Neraka dan Bertemu Allah di Syurga

“Tidak akan masuk neraka, orang yang melaksanakan shalat sebelum matahari terbit dan sebelum tenggelamnya.” (HR.Muslim)

Dari Abu Hurairah RA, Rasululloh SAW Bersabda: Andai manusia mengetahui kelebihan yang terdapat dalam adzan dan shaf pertama (pada shalat berjamaah), kemudian mereka tak mendapatkanya kecuali dengan mengundi, pasti mereka melakukanya. Andai mereka mengetahui kelebihan takbir pertama pada shalat berjamaah, pasti mereka akan berlomba mendapatkannya dan andai mereka mengetahui kelebihan yang ada pada Shalat Isya dan Subuh (berjamaah), tentu mereka akan mendatanginya walaupun dengan merangkak. (H.R. Bukhari Muslim)


11.  Merupakan Amalan Utama yang di njurkan Rasul

Dari Abdullah bin Mas’ud RA. Aku bertanya pada Nabi SAW : Apakah amalan yang paling utama? Beliau SAW bersabda: shalat pada waktunya. Aku bertanya. Kemudian apa? Baginda bersabda: Berbakti pada orang tua.  Aku bertanya: Kemudian apa?  Beliau bersabda : Berjuang di jalan Allah. (H.R. Bukhari Muslim).

12.  Meminimalisir Tidak Diterimanya Shalat

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda: Siapa yang mendengar PANGGILAN ADZAN, sedangkan tiada udzur yang menghalanginya untuk memenuhi panggilan tersebut, maka TIDAK DITERIMA SHALAT yang dikerjakan. Sahabat bertanya, Apa itu Udzur? , Beliau menjawab : takut bahaya atau sakit” (Shahih Sunah Abu Dawud)

13.  Dari Ibn Ummi Maktum, ia pernah bertanya pada Nabi SAW: Wahai Rasulullah! Saya seorang laki-laki BUTA, rumah JAUH (dari masjid) , dan tak ada penuntun yang bisa menuntun saya ke masjid. Apakah ada keringanan buat saya untuk melakukan shalat di rumah? Beliau bersabda: Apa kamu mendengar seruan adzan? Jawabnya IYA, lalu Nabi SAW bersabda : Kalau begitu DATANGILAH!(panggilan shalat itu). (H.R. Muslim).

14.  Tinggalkan begadang  yang tak penting Untuk Bangun dan Menyambut Shubuh

Begadang bisa menyebabkan lelah dan ngantuk di pagi harinya. Cara mengatasinya adalah dengan tidur di awal malam. Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat Isya’ dan ngobrol-ngobrol setelahnya.” (HR. Bukhari no. 568).

15.  Berikhtiar dan berdoa kepada Allah Agar dimudahkan Bangun Malam

”Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh di dalam jalan Kami, maka sungguh akan Kami tunjukkan mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al ‘Ankabut : 69).

Post a Comment for "Misteri Shalat Subuh, Keutamaan (Urgensi) dan Ancaman"