Header Ads

Orang yang doanya mudah di kabulkan adalah Capres Jokowi dan Prabowo

Pemilihan Presiden Republik Indonesia 9 Juli semakin dekat, suasana di masing-masing kubu semakin panas membara. Ada yg fitnah ini ada yg fitnah itu, ada yg black campaign ini black campaign itu, ada berita ini ada berita itu. Semua saling serang dan menjatuhkan. Tak ayal menjadi bingung para pemilih. Meskipun ada juga berita-berita (kampanye) positif.

Sehingga bisa sedikit dikatakan, orang yang sedang menjadi bahan gunjingan (pembully-an) se-Indonesia raya atau orang yg terdzolimi se-Indonesia raya adalah mereka para capres, ditambah lagi adanya kerjasama dengan media bodrek 24-jam non stop (cetak, online dan tv).

Kedua capres katanya beragama islam. Dalam islam, Orang yg terdzolimi adalah salah satu kondisi dimana doa bisa langsung dikabulkan.

"Mintalah (Berdo'alah) kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan." (QS. Al-Mu'min: 60)

Salah satu pesan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada sahabat Mu’adz bin Jabal ra. saat diutus untuk berdakwah ke Yaman ialah sabda beliau (yang artinya): “Dan waspadalah terhadap doa orang yang terdzalimi. Karena tidak ada hijab penghalang antara doanya itu dan Allah” (HR. Al-Bukhari).

Ditambah lagi mereka melakukan perjalanan jauh (musyafir) untuk bersilaturahim dengan tim sukses di seluruh indonesia raya.

"Tiga macam doa dikabulkan tanpa diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa kedua orang tua, dan doa seorang musafir (yang berpergian untuk maksud dan tujuan baik)." (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Sebagai seorang calon pemimpin merekapun bisa mendoakan rakyat indonesia yg jauh dan belum mereka kenali. karena itu juga salah satu kondisi doa diijabah.

“Tidak seorang muslimpun berdoa dari kejauhan untuk saudaranya muslim lainnya, melainkan malaikat “petugas/penjaga” akan berucap: Aamiin, dan engkaupun akan mendapatkan yang seperti (isi doamu) itu pula” (HR. Muslim dari sahabat Abud-Darda’ ra.).

Apalagi jika salah satunya terpilih dan menjadi pemimpin yang adil. Maka salah satu kondisipun ditambahkan.

“Tiga orang yang doanya tidak tertolak adalah: orang yang sedang berpuasa sampai berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terdzalimi/teraniaya. Allah mengangkatnya ke atas awan, dibukakan baginya pintu-pintu langit, dan Allah berfirman (yang artinya): “Demi keagungan-Ku, pasti Aku akan menolongmu meski setelah beberapa waktu” (HR. At-Tirmidzi dan lainnya, dan dishahihkan oleh Al-Albani).

Jadi, untuk para capres berdoalah yang baik baik untuk bumi indonesia dan penghuninya sesuai amanat UUD 1945 dalam tujuan pembentukan republik indonesia.

"membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial"

Tapi jangan lupa shalat dan ngajinya jangan ditinggalkan.

Rakyat indonesia juga bisa nitip doa pada orang (capres) yg terdzolimi tersebut dengam mencari kontak person nya baik email, fb, twitter dan sebagainya yg bisa menyampaikan doa baik lisa atau tulisan.

Yakin Indonesia akan berubah menuju arah yang lebih baik. Karna prasangka Allah adalah sama seperti prasangka hambanya. Tetap optimis indonesia, karena harapan itu masih ada.

No comments:

Terimakasih sudah berkenan untuk berkunjung. Mohon berkenan juga untuk memberikan tanggapan disetiap tulisan yang pernah dibaca atau dikunjungi.

Mohon tidak menggunakan nama anonim/ unknow, karena akan terdeteksi spam dan tidak langsung terbaca dan ditampilkan.

Yang paling penting adalah jangan pernah meninggalkan link hidup pada komentar ini. Tunggu saja kunjungan balik dari saya.

Powered by Blogger.