Kami (Pro-PKS) Bukan CopyPaste-sianer


Salam hangat untuk para pembaca blog...
Belakangan ini saya membaca beberapa postingan dikompasiana yang menyatakan bahwa tulisan atau ulasan kompasianer pro PKS merupakan copy paste dari sumber lain. Bukankah dalam dunia tulis menulis sah-sah saja kita mengambil seluruh atau sebagian tulisan orang lain asal sumbernya bisa di tautkan.

Kita berprasangka baik saja, orang-orang yang dituduh mengcopy paste (menulis ulang) merupakan orang yang peduli dengan berita tersebut dan berniat membantu untuk menyebarkan berita yang sudah di tulis tersebut. Bukankah berita itu fungsinya utk diinformasikan ke orang lain dan bukan untuk dikonsusmsi sendiri?. Jadi seharusnya bersyukur dengan adanya orang yang menuliskan kembali artikel tersebut di halaman orang lain tentunya dengan tanggungjawab yaitu dengan menuliskan sumbernya. Entah itu beritanya hanya sebagian atau ditulis ulang semuanya atau hanya menautkan linknya saja itu adalah hak dari sipenulis ulang.

Tapi saya punya pemikiran lain dan berprasangka baik terhadapa mereka yang dituduh telah menjiplak tulisan orang. Apa yang mereka tuliskan bisa jadi memang itu adalah  murni dari gagasan mereka sendiri. yang terbentuk secara alami dari bacaan bacaan yang dikonsumsinya. Ketika tren media sedang mengupas sisi PKS maka seorang kader, simpatisan atau pembaca umum biasa langsung mencari artikel lainnya yang bertema sama tentang PKS entah berita positif atau negatif. Sehingga pikiran bawah sadar mereka merekam berita itu dan ketika proses penulisan ulang semua serentak menuliskan tema yang sama.
misal video orasi Presiden PKS yang di upload di youtube memungkin mereka para kader, simpatisan dan orang umum untuk melihat dan mendengarkan orasinya melalui youtube. sehingga bisa jadi bahan tulisan tentang PKS baik di blog, kompasiana, twitter, fb dan lainnya bersumber pada satu refrensi yaitu Orasi Politik Sang Presiden PKS. Sehingga apa yng dituliskan bermaksud sama meskipun redaksionalnya berbeda sesuai dengan apa yang ia tangkap.

Berita yang disajikan media cetak atau atau televisi dalam headlinenya bukankah memuat berita yang sama? sehingga pemikiran sipembacapun digiring untuk mempunyai opini yang terkait berita yang disajikan, sehingga rang-orang yang berniat menulis juga seolah digiring untuk memuat ulang berita tersebut dengan sudut pandang penulis sendiri apakah itu disebut juga penjiplak?

biarlah tim pencari fakta yang memutuskan :)
http://media.kompasiana.com/mainstream-media/2013/04/20/kami-pro-pks-bukan-copypaste-sianer-548370.html

Post a Comment for "Kami (Pro-PKS) Bukan CopyPaste-sianer"