Air Mata Habiburahman El-Shirazi untuk Mesir



Jumat 16 Agustus 2013 bertepatan dengan Hari Jumat kemarahan yg digaungkan di mesir dan negara-negara lain yang peduli dengan nasib saudara-saudaranya yang ada di Mesir. Sebagian rakyat Indonesiapun turut mengambil posisi dalam peristiwa jum’at kemarahan tersebut. Puluhan aktifis turun kejalan untuk menyampaikan aspirasinya tentang kondisi mesir. Salah satu titik di Indonesia yang dipadati demontrasn adalah di Kota semarang.

Pada hari itu elemen rakyat semarang yang mengatasnamakan Forum Solidaritas Rakyat Mesir Semarang melakukan aksi damai. adapun beberapa yang berorasi di aksi tersebut adalah Ust Ahmad Dzakirin (Pengamat Timur Tengah), Tri wahyudi (Dai Muda ANTV), Habiburahman El-Shirazi dan Tokoh lainnya. Serangkaia acara tersebut diataranya pembukaan pembacaan Al-Quran, long march, Orasi, Treatrikal, Shalat ghoib dan Doa Penutup.

Salah satu orang yang mengharukan adalah Orasi dari Ust Habiburahman Elshirazi dimana bliau berosasi dengan meneteskan air mata karena Dosennya saat dia menuntul ilmu di Universitas Al-Azhar menjadi korban dalam Peristiwa pembantaian militer kepada Rakyat Mesir.Karena Negara dan masyarakat yg ketika dulu ia menuntut ilmu di mesir berada dalam konflik dan pembantaian.

Dalam orasinya blia mengatakan bahwa pemberitaan meia yang mengatakan korban tewas sebanyak 525 orang adalah salah besar. menurut informasi dari rekannya dimesir, korban gugur dalam peristiwa tersebut mencapai lebih dari 6000 jiwa. Blaiupun menekankan pada Rakyat indonesi dan Presiden RI bahwa Mesir adalah negara yang pertama mengakui kedaulatan Negara Republik Indonesia. Ketika peristiwa 10 november 1945 di Surabaya, Rakyat Surabaya dibombordir inggris , ribuan rakyat Mesir keluar rumah mengibarkan bendera mesir dan indonesia untuk mengutuk Peristiwa yang dilakukan tentara Inggris.

Bliau juga mengatakan “Kita semua berduka. kalau ini terus berlanjut, maka kerugian dunia islam begitu besar dan kita akan benar-benar rugi. Wahai para ulama, kiyai, sbgaian kitab yg kalian pelajari adalah karangan ulama mesir, yaitu ulama al-azhar. Kalau ini berlanjut kita benar benar rugi. Karena salah satu sumber pengetahuan islam porak poranda oleh peristiwa msir berdarah saat ini. Bergeraklah tunjukan aksi nyata kita agar kejadian tragedi dimesir segera berakhir dan Mesir kembali aman”.

Dalam orasinya iaun melanjutkan “Menurut Ka.PBNU paling tidak ada tiga alasan kenapa kita harus bersama rakyat mesir menolak kudeta dan pembantaian ini. Pertama, yang terjadi dimesir benar-benar menginjak-injak kemanusiaan. Siapa yang merasa manusia dan berprikemanusiaan maka harus melakukan sesuatu untuk melawan tragedi itu paling tidak mendoakan saudara kita di mesir. Dua, Apa-apa yg terjadi dimesir adalah kudeta dan tidak sesuai dengan konstituisi manapun didunia. Ketiga, kalau memang benar semua ingin proses demokrasi maka hormatilah proses demokrasi mesir, kembalikan mursi menjadi presiden dan bicaralah baik-baik kepada semua pihak agar mesir kembali aman”

“Kita sedih, marah, marah karena Allah swt. Karena diperintahkan alquran, dan rasulKalau ada saudara kita yg , terrtindas kita tdk bsa diam saja. Kita doakan mesir segera keluar dari masalah yg membuat kita semua sedih, agar mreka beribadah dg tenang.”

"Wahai polisi, militer sadarlah gunakan akal sehat kalian. Kalau ingin mencontoh, maka contohlah militer indonesia. Contoh jenderal Sudirman. Jenderal besar indonesia. Seorang jenderal yang juga seorng dai, santri perjuang kemerdekaan. Berjuang utk bangsanya, selalu membaca alquran, sering tahajud dan takut kepada Allah swt. Kalau kalian (tentara mesir) beriman, beriman dan bertaqwah kepada Allah Swt, maka kalianlah sebaik baik tentara dimuka bumi. Jadilah tentara Muhammad jangan jadi tentara Fir’uan. Siapa yang tdk berterima kasih kepada sesama manusia maka dia tidak bersyukur kepada Allah Swt. Kita harus turut serta membantu bangsa lain yg tlh membantu bangsa kita dlm kemerdekaan.”

Meski orasinya sudah selesai. bliaupun masih masih menitikan air mata. Masalah mesir adalah masalah Dunia, Semoga Allah mengambil orang-orang yg gugur disisiNya (syahid) dan memberi kesabran pada sanak saurara yang diberi cobaan atas peristiwa tersebut.

sumber :
http://luar-negeri.kompasiana.com/2013/08/21/habiburahman-el-shirazipun-tak-sanggup-menahan-air-matanya-582783.html

Post a Comment for "Air Mata Habiburahman El-Shirazi untuk Mesir"