Header Ads

Menjemput Bidadari Dunia , Part 1 ~Manajemen Cinta~

Perasaan yang "tidak biasa" terhadap lawan jenis adalah suatu hal yang wajar (fitrah), tinggal bagaimana kita berseni dalam mengelolanya. Kadang semakin ingin dilupakan, membuat perasaan itu semakin hadir dan semakin dalam menghantui. Begitu pula sebaliknya, kala semakin kita ingin mengerjarnya kadang ada hal yang ingin menggagalkannya seakan memberi penegasan bahwa dia bukan jodoh kita.

Jangan sekali-kali dituruti jikalau kita belum siap dengan tegas untuk melamar dan menikahinnya. Meskipun hanya menggoda via pesan instan memakai nomer rahasia ataupun iseng mengetuk rumahnya dan kabur begitu saja. Entah dengan meninggalkan jejak atau sekedar mengumpulkan nyali untuk menyapa dari kejauhan, atau sekedar menggombal sok perhatian dengan nama terang dalam pesan singkatnya.

Jika belum sanggup untuk proses yang lebih serius (pernikahan), maka cukup simpan rapat saja perasaan itu dan semoga Allah membalas simpanan rasa itu dengan balasan terbaik. Karena jika memang itu jodoh kita maka Allah tidak akan memberikannya kepada temanmu atau kepada ciptaan Allah lainnya. 

Ini bukan perkara gantle atau gaul tapi justru disinilah sikap jantan seorang lelaki sebenarnya sedang diuji. Sikap jantan itu sejatinya adalah sikap seoarang lelaki yang tidak akan pernah menyentuh, mempermainkan dan menggoda wanita yang ia cintai tanpa ada proses penghalalan terlebih dahulu. 

Disisi lain tak ada jaminan bertahun tahun pacaran yang akhirnya ditegaskan dengan janji suci pernikahan. Tak sedikit yang berujung hanya pada mempermainkan perasaan. Banyak juga yang berkeyakinan pacaran adalah prosesi saling mengenal sebelum melanjutkan ke jenjang pernikahan, dengan harapan pernikahan akan lebih langgeng jika ada proses pacaran yang diposisikan sebagai prosesi saling kenal mengenal antar pasangan. 

Kawan, Bukankah kita juga punya saudara wanita? entah itu adik, kakak, ponakan atau hanya sebatas sepupu. Dan bagaimanakah perasaan kita jika saudara wanita kita hanya menjadi “mainan” lelaki pecundang yang tak berani serius dengan hubungan.

Ini hanya curhatan dan pendapat pribadi. Jika ada yang tidak berkenan silakan diskusi lewat komentar atau hubungi saya melalui kontak yang ada di blog ini. 

Menerima konsultasi sebisanya jika memang anda mempercayai saya untuk itu. Yang penting sesuai dengan prosedur kesopanan adat nusantara.

Semoga artikel ini bermanfaat. Bisa juga membaca artikel lainnya yang masih satu tema dengan artikel ini. Daftarnya ada dibawah. Atau masukkan kata kunci yang terkait barangkali membutuhkan artikel lainnya. Selamat membaca..

No comments:

Terimakasih sudah berkenan untuk berkunjung. Mohon berkenan juga untuk memberikan tanggapan disetiap tulisan yang pernah dibaca atau dikunjungi.

Mohon tidak menggunakan nama anonim/ unknow, karena akan terdeteksi spam dan tidak langsung terbaca dan ditampilkan.

Yang paling penting adalah jangan pernah meninggalkan link hidup pada komentar ini. Tunggu saja kunjungan balik dari saya.

Powered by Blogger.