Wednesday, April 27, 2016

Heri Laregrage

Mengurus Administrasi Kependudukan Bag. 2 -Membuat KTP dan KK baru di Kota Tujuan



Setelah mendapat Surat pengantar dari Dinas Asal, Proses Pengurusan KK dan KTP baru belum selesai bagi yang akan mengurus surat pindah di daerah baru atau tempat yang ingin dituju, baik karena alsan kuliah, bekerja, berumah tangga atau alasan lainnya.

Untuk Membuat surat pengantar dari daerah asal dan cara mengurus Pindah warga Antar Kota/Kabupaten silakan baca artikel sebelumnya “Mengurus Administrasi Kependudukan bag. 1 -Mencabut KK dan KTP dari daerah asal-

Ada proses lanjutan untuk mengurus KK dan KTP baru karena Kepindahan antar Kota/Kabupaten.  langkah selanjutnya setelah mendapat Surat pengantar dan KTP sementara dari Kota/Kab. asal, maka surat pengantar tersebut harus diserahkan ke Dinas terkait di kota tujuan.

Agar Surat Pengantar Tersebut bisa diterima  oleh Dinas terkait di daerah tujuan, seperti biasa kita diminta membuat surat pengantar dari RT hingga Kecamatan tujuan dan pertama tama menyampaikan langsung keperluannya kepada pak RT setempat kalau kita hendak tinggal/ berdomisili dan menjadi bagian dari warga RT/RW/Kelurahan tersebut. 

Masing-masing nama yang akan tercantum dalam KK wajib menyiapkan data administrasi sebagai berikut :
  • Pengantar Disdukcapil asal jika pindahan dari luar kota.
  • KTP Sementara jika pindahan dari luar kota
  • FC KK lama
  • Foto berwarna 3x4  3 lembar 
  • FC Akta Lahir 
  • FC ijazah terakhir 
  • FC Surat Nikah
  • SKCK Asli dari Polsek Asal.
Seperti Biasa, di Desa akan diminta mengisi :
  • Form Pindah datang WNI
  • Form Permohonan Pembuatan KK 
  • Form Pemohonan Pembuatan  KTP

Siapkan persyaratan pendukung seperti diatas yang nantinya akan ditata oleh petugas kelurahan, sehingga data bisa langsung dibawa ke kecamatan atau dinas setempat.

Setelah dokumen administrasi tertata dan tertandatangani oleh pihak kelurahan, antar dokumen tersebut ke Kecamatan. Seperti biasa, di kecamatan hanya meminta tandatangan dan stempel dari kecamatan sebagai validasi surat pengantar kelurahan. 

Bawa berkas yang sudah di validasi kecamatan ke Dinas Kpendudukan dan Pencatatan Sipil Setempat. Untuk kota-kota besar dan beberapa kota/Kabupaten kecil, perwakilan Kantor dinas terkait (Disdukcapil) biasanya bersebelahan dengan kecamatannya atau memakai salah satu ruangan di kantor kecamatan. Terkadang juga, di beberapa kota/kabupaten hanya mengurus sampai disini (Kantor perwakilan Disdukcapil Kecamatan) tanpa perlu mengurus sampai Disdukcapil Kota atau Kabupaten tujuan dengan resiko prosesnya akan lebih lama. Tapi jika setelah mendapat tanda tangan dari kecamatan kita langsung ke Disdukcapil Kota/Kab maka hal tersebut dapat memotong lamanya waktu pemrosesan berkas.

Lama waktu pembuatan KK baru sekitar 5-7 hari, begitu juga dengan e-KTP. Tetapi jika blangko e-KTP sedang kosong, proses pengambilan e-KTP baru bisa sampai 1 bulan atau lebih.


Sedangkan jika dari mendapatkan tandatangan kecamatan, berkas tersebut kita bawa sendiri ke Dinas Kab/Kota maka prosesnya bisa 1-3 hari.

KTP sementara  dan surat Pindah Datang dari Disdukcapil asal berlaku selama 30 Hari. Jika kita megurusnya setelah KTP sementara itu berakhir (kadaluarsa),  maka akan dikenakan denda keterlambatan sebesar Rp 50.000 berapapun lama masa keterlambatannya. Denda ini denda resmi, dibuatkan kwitansi dan masuk kas Daerah setempat.

Serahkan data yang sudah distempal kecamatan beserta perlengkapan lainnya ke loket pendaftaran di  kantor perwakilan Disdukcapil tersebut.  Nanti akan dibuatkan resi/ tanda terima sebagai bukti penyerahan berkas dan tanda terima tersebut wajib dibawa saat pengambilan KTP dan KK yang baru jika sudah jadi. 

Jika yang bersangkutan belum melakukan rekam jejak e-KTP maka yang bersangkutan langsung melakukan rekam jejak e-KTP diruangan yang masih satu gedung atau satu ruangan dengan kantor perwakilan disdukcapil yang ada di kecamatan atau Kab/Kota.





Heri Laregrage

About Heri Laregrage

Ayah satu anak | Suka melingkar |Blogger asal Cirebon berdomisili di Semarang | Penulis Lepas | Bukan Pemula, Tapi Juga Bukan Mastah | Konsultan Kelautan | twitter @heri_laregrage | ig @herilaregrage.

Subscribe to this Blog via Email :

Terimakasih sudah berkenan untuk berkunjung. Mohon berkenan juga untuk memberikan tanggapan disetiap tulisan yang pernah dibaca atau dikunjungi.

Mohon tidak menggunakan nama anonim/ unknow, karena akan terdeteksi spam dan tidak langsung terbaca dan ditampilkan.

Yang paling penting adalah jangan pernah meninggalkan link hidup pada komentar ini. Tunggu saja kunjungan balik dari saya.