Header Ads

Ahok Ditawari Jadi Mendagri, Gubernur DKI orang PDI P lagi

Politik itu ambigu dan abu abu, kadang memutuskan, tak lama kemudian membatalkan. Banyak yang tak tahan dan muak dengan para politisi tapi tak sedikit pula yang sayang sampai mati.
 
Misal saja politik di DKI Jakarta, Tak sedikit yang sayang Ahok dan PDI, tapi banyak juga yang muak dengan mereka. 
 
Jokowi sudah maju jadi presiden RI, lalu bagaimana nasib Gubernur DKI selepas Jokowi Pergi?
Tidak mungkin PDIP yang sudah menang pilkada DKI mau melepas singgasananya kepad Ahok (gerindra), kecuali Ahok nurut apa yang diminta Megawati dan PDI.
 
Tak sulit bagi mereka untuk mengotak atik yang diatas papan catur. Merekapun bisa jadi mengatur strategi agar orang nomer satu DKI kembali lagi ke posisi PDI, anteknya Megawati.

Ahok yang menjadi Gubernur DKI ditawari untuk masuk bursa Mendagri, Ditambah isu Pilkada langsung menjadi salah satu jalan Ahok memuluskan kursi Mendagri. Tapi Kursi gubernur lebih menyilaukan dari pada kursi menteri. Tak mungkin Ahok menerima tawaran itu tanpa pikir kembali.
 
Tau siapa yang punya kepentingan dengan Gubernur DKI, Ahokpun mencari cela mendapat dukungan dan simpati.

Ahok ngotot memilih pilkada langsung dengan alasan, mempinpin dipilih rakyat dan jangan kembalikan aturan itu kepada aturan saat Orba. Ahok pun mengeluarkan mosi tidak percaya kepada gerindra yang merupakan partai yang mngusung ahok di Pilkada DKI. Ahok berniat keluar dari partai jika gerindra tetap meyetujui pilkada langsung.

Ahok memilih meninggalkan Gerindra yang membesarkannya menjadi Wakil Gubernur DKI dan sekarang sudah menjadi Gubernur DKI. Dari pada disetir partai, ia milih durhaka kepada partai. Pasalnya banyak juga non partai (sembilan naga) yang merapat untuk mendukung dan menyokong kebijakannya.

Jika Ahok terpilih menjadi mendagri maka untuk menggantikan Posisi Gubernur bisa jadi diserahkan ke mekanisme sidang di DPRD DKI.

PDI dan gerindra mempunyai kursi terbanyak ke satu dan kedua DI DPRD DKI sehingga berpeluang, PDI menduduki kursi Gubernur lagi dan Gerindra tetap menjadi wakil gubernur.

Oktober pasca pelantikan Presiden baru maka calon gubernur DKI dari PDI P Segera dipersiapkan.

Apapun yang terjadi semoga DKI semakin baik dan bisa menjadi provinsi kesayangan yang bukan hanya bangga dengan ibu kotanya. Tapi juga bangga dengan serapan anggaran dan prestasinya.

No comments:

Terimakasih sudah berkenan untuk berkunjung. Mohon berkenan juga untuk memberikan tanggapan disetiap tulisan yang pernah dibaca atau dikunjungi.

Mohon tidak menggunakan nama anonim/ unknow, karena akan terdeteksi spam dan tidak langsung terbaca dan ditampilkan. Jika tampil harap maklum jika tidak dibalas

Yang paling penting adalah jangan pernah meninggalkan link hidup pada komentar ini. Tunggu saja kunjungan balik dari saya.

Powered by Blogger.