Header Ads

8 Jenis Bahan Mukena yang Banyak Dipakai



sumber foto : wikimedia
Waktu berlalu begitu cepat. Tak terasa, hari ini kita sudah dipenghujung bulan jumadil Akhir 1439 H. Tinggal melewati 2 bulan lagi (Rajab dan Sya’ban), setelah itu kita bertemu bulan yang mulia Bulan Ramadhan, Semoga Allah sampaikan umur kita dibulan penuh berkah tersebut. Bulan yang lekat dengan pensucian jiwa dan ibadah. Bulan yang memompa kita untuk lebih bersemangat dan berlomba-lomba dalam kebaikan.

Bagi kaum hawa, bisa jadi, mukenah merupakan peralatan ibadah yang sudah menjadi daftar kebutuhan. Apakah menggunakan mukena yang dulu ataupun mukena baru sebagai bentuk penyambutan spesial pada bulan ramadhan.

Sebagaimana sudah diketahui bersama, mukena merupakan pakaian yang digunakan bagi para muslimah untuk beribadah. Biasanya mukena dibuat dari bahan katun sehingga pengguna bisa memakainya dengan nyaman. Namun sering dengan berkembangnya fashion yang ada, saat ini sudah banyak model baru yang bermunculan di pasaran, dengan pilihan jenis bahan yang lebih banyak dan variatif.

Selain itu, kebutuhan mukena saat ini juga sudah meningkat dibandingkan dulu. Saat ini rasanya tidak cukup jika seorang muslimah hanya memiliki 1 atau 2 mukena saja dirumah. Pemilihan mukena saat ini pun tak hanya digunakan untuk menutup aurat saat sholat saja, namun tingkat kenyamanannya juga harus diperhatikan. Oleh karena itu saat membeli mukena, yang perlu diperhatikan adalah pemilihan bahannya. Nah berikut ini ada beberapa jenis bahan mukena yang harus kamu ketahui sebelum membeli mukena.

Katun Rayon
Katun rayon merupakan bahan mukena yang terbuat dari campuran katun dan rayon, bahan ini mempunyai bahan dasar kayu. Jenis katun yang satu ini memang banyak digunakan oleh para produsen mukena dan busana, dikarenakan harganya yang sangat terjangkau dan bahannya yang lembut, adem serta nyaman saat dipakai.

Katun Biasa
Katun biasa merupakan jenis katun yang relatif lebih murah dibandingkan dengan katun yang lain. Oleh karena itu, banyak produsen mukena yang memakai bahan katun ini. Meskipun harganya relatif murah, namun bahan ini tetap adem dan nyaman saat dipakai.

Katun Jepang
Jenis katun jepang merupakan jenis bahan katun yang lebih tinggi dibanding yang lainnya. Pasalnya bahan ini sangat lembut, mudah menyerap keringat dan adem saat dipakai. Selain itu bahan katun jepang ini tidak mudah luntur atau hilang meskipun sudah dicuci berkali-kali.

Silk (Sutra)
Sutra terkenal memiliki jenis kain yang elastis, kuat, tidak panas saat dipakai dan tidak dingin jika dipakai diluar ruangan. Tampilan sutra memang sedikit berkilau, berbeda dengan jenis kain lainnya. Oleh karena itu, tidak heran jika harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan jenis kain lainnya. Mukena yang memakai kain sutra biasanya hanya dipakai pada hari-hari tertentu seperti saat idul fitri atau idul adha saja.

Parasut
Biasanya kain parasut yang dipakai untuk mukena adalah kain parasut yang ringan, mudah kusut dan mudah dibersihkan. Mukena yang terbuat dari bahan ini biasanya digunakan untuk mukena traveling, sehingga mudah dibawa kemana-mana dan tidak terlalu repot.

Spandek
Bahan spandek juga saat ini digunakan untuk membuat mukena, namun biasanya mukena yang terbuat dari bahan spandek cenderung lebih berat dan panas saat dipakai karena sifatnya yang tidak menyerap keringat.

Katun Silk
Bahan jenis ini merupakan perpaduan antara sutra dan katun. Banyak digunakan untuk mukena karena bahannya yang dingin serta mudah menyerap keringat. Selain itu, mukena jenis ini juga lebih elegan dibandingkan dengan bahan lain.

Katun Paris
Bahan katun ini sebenarnya tidak jauh beda dengan katun jepang, hanya saja katun paris bersifat lebih tipis dibanding dengan katun jepang. Untuk kualitasnya sendiri juga memiliki sifat yang sama dengan katun jepang, yaitu adem dan mudah menyerap keringat sehingga sangat nyaman dipakai.

Nah, untuk memudahkan memilih mukena mana yang pas untuk dimiliki, kamu bisa mengunjungi Mataharimall.com yang menyediakan berbagai macam pilihan mukena yang ada saat ini. Mataharimall.com juga sering mengadakan promo loh tiap bulannya, jadi jangan sampai ketinggalan untuk membeli barang-barang kebutuhan kamu di Mataharimall.com ya.

Semoga kita dipertemukan di bulan ramadhan tahun ini dengan kondisi terbaik dalam memanfaatkan semua peluang yang ada di ramadhan tahun ini.

Jika artikel berjudul 8 Jenis Bahan Mukena yang Banyak Dipakai ini bermanfaat, silakan di share atau dibagikan. Mampir juga di artikel saya yang lain. Terimakasih atas kunjungannya.

16 comments:

  1. Aku sukanya katun adem jangan yang parasut hehe licin..

    ReplyDelete
  2. wah ternyata banyak yah jenis-jenis kainnya.... pilih yang mana yahh,, yang cocok buat DOI

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beli mukena dlu terus baru nyari doinya jg g papa mas irwan

      Delete
  3. membaca ulasan diatas, banyak juga ya bahan untuk mukena ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tinggal pilih sesuai selera dan budget mas

      Delete
  4. pokoknya buat saya bahannya harus adem :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul. Biar bsa lama dan khusu dlm solat ya mba

      Delete
  5. paling suka yg paris sih. Krn tipis dan gak panas. Biasanya kalau bahan kainnya tebal, malah panas dan berat! wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ya. Apalagi paa penuh dan tdk berAc.. Jadinya bikin gerah

      Delete
  6. Kalau aku sih di rumah memang paling nyaman menggunakan mukena dari bahan katun jepang.

    ReplyDelete
  7. Sepakat kak. Mukena dengan bahan parasut paling enak dibawa traveling karena ringan, tidak banyak makan tempat, dan mudah dibersihkan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ringkas ya, bisa dilipat sampe ukuran terkecil..

      Delete
  8. Saya juga jual mukenah, biasanya saya ambil yang katun rayon sama katun paris.
    Sekarang ada katun baru lagi namanya Katun Crv.
    Kualitas 3 bahan ini memang okee.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah ini info baru buat saya. Ternyata ada bahan katun Crv, kaya nama tipe salah satu mobil

      Delete

Terimakasih sudah berkenan untuk berkunjung. Mohon berkenan juga untuk memberikan tanggapan disetiap tulisan yang pernah dibaca atau dikunjungi.

Mohon tidak menggunakan nama anonim/ unknow, karena akan terdeteksi spam dan tidak langsung terbaca dan ditampilkan.

Yang paling penting adalah jangan pernah meninggalkan link hidup pada komentar ini. Tunggu saja kunjungan balik dari saya.

Powered by Blogger.