Header Ads

Ikhtiar Menyambut Buah Hati 10 : Detik-Detik Melahirkan, Selamat Datang Putri Kecilku


Hari ini, 12 Oktober 2016 genap sudah putri kecil ku berusia 1 (satu) tahun. Satu tahun yang lalu, makhluk kecil nan cantik itu hadir membersamai kami, kehadirannya menjadi pelengkap keluarga Heri Heryanto. Putri kecil yang lahir atas perjuangan seorang wanita cantik yang dengan sabar berjuang menanggung dan menjalani kehamilan, persalinan dan melahirkan beserta pahit manisnya..


Rasa senang dan haru datang menyelimuti setelah penantian rasa sakit yang panjang. Kabar menggembirakan itu datang. Yap..! pembukaan sudah komplit dan si kecil itu akan segera terlahir ke dunia. Gurat di dahi tak terlalu mengernyit, senyum simpul sedikit mengembang meski dengan menahan rasa sakit. Wajah pucatnyapun perlahan memerah. 

Tapi senyum simpul itu ternyata hanya "sementara".Tim medis pun menyiapkan segala suatu yang dibutuhkan  untuk mengeksekusi proses kelahirkan sang bayi.

Tak ada kepanikan yang dimunculkan dalam raut wajah tim medis. Dalam melaksanakan aktifitasnya, tim selalu memotivasi dan memberi aba-aba, apa yang harus dilakukan untuk mempermudah kelahiran, mulai dari bagaimana cara mengejan, cara menarik nafas, posisi kaki, posisi mata serta perintah atau aba-aba lainnya.

Meski sudah mengetahui secara teori bagaimana teknik mengejan yang benar tapi tetap saja semua itu tidak terfikirkan. Tak sempat memikirkan kembali pengetahuan yang sudah didapat dan bagaimana cara yang benar dalam melaksanakannya. Bisa jadi, tak ada yang terfikir kembali selain bagaimana si bayi ini keluar dengan selamat. Bahkan ia pun tak memikirkan nasibnya sendiri.

25 menit bisa dibilang bukan proses yang sebentar, apalagi bagi yang baru pertama kali merasakan. Tapi Alhamdulillah, si kecil itu akhirnya bisa menghirup udara dunia pada pukul 20.56 WIB. Setelah sedikit di bersihkan, si kecil pun diletakkan di atas perut ibunya sebagai rangsangan melakukan proses IMD (Inisiasi Menyusui Dini) kepada bundanya.

Kalau bayinya sudah keluar apa sudah tidak merasakan sakit lagi?
Ternyata setelah bayi keluar, masih ada proses penjahitan, meskipun tidak semua proses kelahiran diakhiri dengan penjahitan. Tapi rasanya memang tidak sesakit proses sebelumnya (katanya). Agar rasa sakit itu tidak terlalu dirasakan, maka fokus komunikasi antara ibu dan bayi perlu dibangun. Kesakitan itu kadang teralihkan oleh kehadiran bayi yang kini sudah berada di pangkuannya. Meski sesekali berteriak karena ada efek dari proses penjahitan.

Setalah selesai jahit menjahit, IMD pun juga selesai. Selagi bundanya di pindahkan dari meja persalinan, si kecilpun di timbang beratnya dan diukur panjang tubuhnya. Sekarang wakunya isi perut untuk si bunda dan dilanjut istirahat yang cukup setelah merasakan proses persalinan yang cukup panjang.

"Semoga Allah memberkahi keluarga kami dan bayi kami, serta menjadikannya sebagai anak yang berbakti lagi bertaqwa. kamipun bersyukur kepada-Nya dan semoga ia dapat mencapai dewasa dan kami dikaruniai kebaikannya. Semoga Allah SWT juga  memberi balasan yang setimpal atas perjuangan yang ibundanya selama menjalani proses  kehamilan, persalinan dan melahirkan".

Semoga bermanfaat

Artikel terkait : 
Ikhtiar Menyambut Buah Hati 10 : Detik-Detik Melahirkan, Selamat Datang Putri Kecilku

Akan Tayang :
Ikhtiar Menyambut Buah Hati 11 -Sunah-Sunah Pada Bayi Baru Lahir 

2 comments:

  1. Replies
    1. sama sama neng... makasih sudah menjadi ibu yang baik dan sabar

      Delete

Terimakasih sudah berkenan untuk berkunjung. Mohon berkenan juga untuk memberikan tanggapan disetiap tulisan yang pernah dibaca atau dikunjungi.

Mohon tidak menggunakan nama anonim/ unknow, karena akan terdeteksi spam dan tidak langsung terbaca dan ditampilkan.

Yang paling penting adalah jangan pernah meninggalkan link hidup pada komentar ini. Tunggu saja kunjungan balik dari saya.

Powered by Blogger.