Header Ads

7 Alasan Kenapa Orang Lebih Memilih Membeli Barang Bekas (Original)

heriheryanto.com
Beragam toko online dan toko offline tak jarang dimanfaatkan untuk mempertimbangkan barang yang akan dibeli. Sebelum membeli barang, tidak sedikit orang yang membandingkan terlebih dahulu toko satu dengan toko lainnya. Pembandingnya pun bermacam-macam, baik dari sisi kualitas, harga ataupun tingkat popularitas merek dagang tertentu.

Review harga, spesifikasi dan merek barang yang bisa dicari di dunia maya menjadi salah satu pertimbangan dalam memutuskan barang mana yang akan dibeli. Tak hanya itu, keaslian barang juga menjadi salah satu pertimbangan utama. Apalagi sekarang banyak beredar barang aspal (asli tapi palsu). Tidak sedikit barang yang diberi label (merek) terkenal tapi kenyataannya bukan barang asli melainkan barang tiruan.

Keunggulan barang asli atau original (ori) selain berkualitas, awet dan branded, barang tersebut juga mempunyai garansi purna jual yang menjadi daya tarik seseorang membeli barang ori. Meski demikian, karena berbagai pertimbangan banyak orang yang pada akhirnya lebih memilih untuk membeli preloved items atau yang biasa kita kenal dengan barang bekas atau second dari pada harus membeli barang baru.

Mengutip dari laman Prelo, Preloved sendiri merupakan sebuah kosa kata bahasa Inggris yang menurut Oxford Dictionaries berarti barang yang sebelumnya pernah dimiliki dan akan berpindah tangan, atau istilah lainnya adalah secondhand. Namun, ada beberapa penjelasan lainnya yang lebih luas tentang barang preloved, yaitu:
  • Barang yang pernah kita beli dan kita pernah memakainya beberapa kali;
  • Barang yang pernah kita beli tapi tidak pernah kita pakai; dan
  • Barang pemberian dari orang lain untuk kita yang tidak pernah kita pakai. 
Lantas apa saja sih pertimbangan (alasan) orang lebih memilih preloved atau barang second dari pada barang baru? Berikut 7 (tujuh) alasan orang kenapa lebih memilih barang bekas (ori) dari pada barang baru :

1. Lebih Murah
Harga murah menjadi alasan utama seseorang membeli suatu barang. Tak jarang beberapa orang langsung tersihir untuk membelinya jika ada barang murah yang sedang dia inginkan. Apabila dalam kondisi belum ada anggaran, kadang ada yang sampai rela berhutang agar bisa mendapatkan barang idaman dengan harga murah. Tak sedikit yang berfikir, kapan lagi dapat barang semurah ini, belum tentu kesempatan akan datang untuk kedua kalinya.
Selain itu, murah juga menjadi salah satu alasan ketika orang ingin membeli barang original bekas. Tidak dipungkiri, selisih harga memang bisa mempengaruhi psikologis pembeli untuk memutuskan "mengambil" barang dengan segera.

2. Kualitas Sama Dengan Asli
Bukan hanya murah, barang bekas tapi original bisa dikatakan kualitasnya sama dengan barang asli. Hanya saja yang membedakan adalah masa pemakaiannya. Tapi secara fungsi atau kinerja bisa dibilang tidak ada beda dengan barang baru. Apalagi ketika membeli barang second, kita juga diinfokan terkait sejarah dan deskripsi singkat dari barang bekas yang akan kita beli.

3. Disesuaikan Anggaran
Sebelum membeli barang, biasanya kita sudah mempunyai patokan atau kisaran harga tertentu. Alhasil jika barang baru yang diinginkan tidak sesuai anggaran, maka membeli barang bekas menjadi alternatif utama jika barang tersebut memang kita butuhkan. Tak sedikit pula orang yang merencanakan membeli barang bekas jika harga barang baru tidak masuk dalam realitas perencanaan keuangan.
sumber jpnn.com
4. Masa Pakai Sebentar
Barang-barang yang mempunyai masa pakai singkat (sebentar) seperti halnya peralatan untuk bayi (si kecil) yang biasanya lebih cepat dikandangkan atau tidak terlalu lama penggunaannya. Sehingga banyak orang yang memilih membeli barang bekas daripada barang baru. Bahkan jika ada jasa rental terdekat, tak sedikit juga yang memanfatkan jasa tersebut. 

5. Subsidi Silang Anggaran Lain
Alasan lain kenapa orang lebih memilih barang bekas original dari pada barang baru, karena selisih harganya bisa disisihkan untuk pos anggaran lain yang juga menjadi kebutuhan. Kebutuhan seseorang akan barang tidak hanya sekali atau dua kali dengan jenis dan fungsi yang sama ataupun berbeda. Bisa jadi dalam satu bulan atau satu semester ada orang yang berkali-kali belanja barang tertentu. Untuk mensiasati agar semua barang bisa terbeli, banyak yang mempertimbangkan selisih harga agar selisihnya bisa dialokasikan untuk pembelian barang lain yang juga dibutuhkan.

6. Ramah Lingkungan
Membeli barang bekas adalah salah satu tindakan yang ramah lingkungan. Artinya kita mengurangi peredaran barang baru yang pada ujungnya akan menjadi barang bekas yang tidak terpakai (sampah). Dimana pada barang-barang tertentu mempunyai waktu daur ulang alami yang tidak sebentar.
Ketika orang membeli barang baru, kebanyakan orang akan meninggalkan barang lama. Apakah barang lama itu dibuang ataupun dimanfaatkan orang lain. Jika barang lama itu tidak dimanfaatkan, otomatis akan menambah nilai statistik barang bekas yang beredar.

Dikutip dari Tempo Interaktif, Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Program Lingkungan (UNEP) memperkirakan setiap tahun ada lebih dari 40 juta ton sampah elektronik yang terbuang. UNEP meramal jumlah sampah elektronik ini akan berlipat sejalan dengan laju pertumbuhan ekonomi.

Untuk mengurangi barang bekas yang berubah jadi sampah, maka perlu adanya gerakan pemanfaatan sampah yang ada. Sudah banyak bank sampah yang diinisiasi oleh sebagian kelompok masyarakat. Sedangkan untuk barang yang masih mempunyai nilai manfaat lebih, bisa kita jual kembali.

7. Adanya Referensi Toko yang Aman dan Terpercaya
Meskipun banyak orang yang tertarik memilih barang bekas, tapi tidak sedikit juga  orang yang masih ragu untuk membelinya. Selain keraguan akan kondisi barang (kualitas), juga ada keraguan akan status keaslian barang yang ditawarkan (dijual).
platinmarket.com
Apalagi kemudahan untuk menjual barang hari ini sangat mudah. Tinggal membuat akun disalah satu penyedia jasa (toko online/ e-commerce) kita bisa menjual barang apa saja, dari yang kita punya sampai yang kita tidak punya. Bahkan bisa menjual barang palsu tapi diiklankan dengan menyebutkan barang itu adalah asli.

Ini yang menyebabkan keresahan dan semakin tidak percayanya terhadap barang bekas yang dijual. Oknum-oknum tersebut selain merugikan pembelinya, secara tidak langsung juga merugikan penjual lain yang menjual barang dengan jujur.

Tapi sekarang kita tidak usah khawatir dengan penipu barang bekas yang tidak bertanggungjawab. Karena sudah ada perantara yang tepat sebagai referensi kita mencari barang bekas asli dan berkualitas. Dimana perantara telah memverifikasi terkait dengan barang yang akan dijual. Jika memang barangnya "bodong" atau tidak layak, maka barang tersebut tidak akan disetujui untuk diiklankan. Pembelipun jadi semakin senang, aman dan nyaman berbelanja.

Bersama Prelo, Hunting Barang Bekas Semakin Tenang
Apa sih yang biasanya membuat kita tenang saat beli barang bekas via online? Selain faktor keamanan transaksi (transfer uang), hal lain yang membuat kita harus jeli membeli barang bekas adalah deskripsi singkat yang menjadi ukuran kualitas suatu barang bekas. Jika kita tidak memperhatikan dua hal ini maka bisa jadi kita menjadi korban jual beli abal-abal. Sehingga memilih perantara atau toko online yang tepat menjadi kunci kepuasan transaksi

Perantara yang membuat jual beli barang bekas atau barang second semakin tenang dan nyaman tanpa was-awas adalah aplikasi Prelo. Prelo memberi garansi keamanan berbelanja dan jaminan uang kembali jika barang yang kita beli tidak sesuai dengan deskripsi. Semua yang dijual di Prelo adalah barang bekas sangat layak pakai dan asli, NO KW.

Misal nih kita mau nyari sepeda bekas buat ngabuburit saat ramadhan, tinggal kita ketik "sepeda" saja di fitur pencarian Prelo, maka kita akan mendapatkan hasil dari apa yang kita cari tentang sepeda bekas mulai dari nama penjual, merek serta daftar barang yang mengandung keyword sepeda.

Atau kalau ingin mencari kamera second untuk mengabadikan moment puasa dan idul fitri disekitar kita, tinggal ketik "kamera" dikolom pencarian, maka semua jenis kamera second yang ada akan ditampilkan, tinggal kita pilih mana yang cocok dan sesuai kebutuhan kita. Begitu juga jika kita akan mencari barang second lainnya, cukup ketikkan subjek barang dikolom pencarian maka akan ditampilkan semua barang yang terkait dengan kata kunci atau subjek yang kita ketikkan. 

Jika kita sudah punya pilihan barang yang cocok, bisa juga ditawar dan mengirim pesan langsung ke penjual untuk info barang yang masih mengganjal. Pembayaran sangat dianjurkan ke rekening bersama yang disediakan, atau bisa juga ke indomaret untuk melakukan pembelian barang yang kita incar di Prelo.

Bukana hanya itu saja, kita juga bisa memperoleh poin atau mengumpulkan badges atau lencana yang akan berguna untuk memberi nilai lebih pada akun kita sehingga menambah kepercayaan para pengunjung terhadap kita. Selain itu, Prelo mempunyai kelebihan lain yang mana kelebihan itu membuat semakin aman, nyaman dan tenang saat berbelanja. Jika ingin  dijabarkan lebih detail , berikut kelebihan yang ditawarkan Prelo untuk para penggunanya.

Prelo itu Mudah
Prelo sendiri merupakan website atau aplikasi jual beli barang bekas berkualitas yang dilengkapi dengan fitur-fitur inovatif. Inovasi tersebut bertujuan untuk memudahkan pengoperasian baik memilih, menjual atau membeli barang (bertansaksi). Jika merasa ada kesulitan, kita bisa menanyakan langsung  (berinteraksi) dengan customer service saat jam kerja terkait kendala atau kesulitan yang dihadapi. Prelo menyebutnya sebagai layanan pengguna yang tangkas.

Prelo itu Nyaman
Tampilan dan fitur yang inovatif juga memberi rasa nyaman bagi para penggunanya. Warna hijaunya secara psikologis membuat mata nyaman dan lebih betah memilah-milih barang sampai ketemu barang yang cocok. Apalagi Prelo mengklaim mempunyai kinerja aplikasi yang baik sehingga lebih cepat dalam memuat produk dan perpindahan dari laman ke laman (fitur ke fitur). Karena kecepatan tersebut salah satu faktor yang mempengaruhi pengunjung bisa betah berlama-lama atau malah kapok menggunakan aplikasi tersebut.

Prelo itu Aman
Barang bekas yang dijual adalah barang original atau barang asli, bukan barang KW. Hal ini sebagi bentuk kepedulian Prelo untuk menghargai dan melindungi hak kekayaan intelektual yang dalam bahasa Prelo disebut dengan Autensitas. Untuk menjaga autensitas, pengguna aplikasi juga bisa melaporkan temuan barang aspal atau mencurigakan yang diperjual belikan pada aplikasi.

Tertera dalam syarat dan ketentuan Prelo bahwa setiap barang yang dijual di Prelo akan tetap dalam pengawasan Tim Product Curator. Hal ini dilakukan guna menjaga kualitas barang yang dijual. Sehingga Tim Product Curator akan melakukan review terhadap barang bekas berkualitas yang diajukan. Barang yang dijual akan dinonaktifkan jika tidak lolos review Tim Product Curator. Hal tersebut karena:
  1. Barang tidak original (KW)
  2. Tidak memiliki Foto Utama & Foto Label / Merek
  3. Foto barang tidak lengkap
  4. Foto barang tidak jelas (resolusi rendah)
  5. Bukan merupakan foto asli dari barang yang dijual (foto diambil dari sumber lain)
  6. Detail & deskripsi barang yang tidak sesuai
  7. Barang sengaja dijual untuk penyalahgunaan aktivitas
  8. Mengandung motif yang dilindungi hak cipta atau karakter dari merek tertentu tanpa lisensi resmi
  9. Pelaporan barang dari User lain
  10. Alasan lain berdasarkan pertimbangan dari Tim Prelo
Tim Product Curator akan memberikan alasan atau pesan untuk setiap barang yang dinonaktifkan. Barang tersebut bisa diaktifkan kembali dengan cukup melakukan hal yang tertera pada pesan yang diberikan.



Garansi Uang Kembali
Dalam syarat dan ketentuan yang ada di Prelo, pembeli yang merasa barang diterima tidak sesuai dengan deskripsi atau mendapatkan barang tidak asli (KW), maka pembeli bisa melakukan komplain atas barang yang diterima dan uang yang sudah di transfer akan dikembalikan 100% kepada pembeli.

Sisi aman yang lain adalah, Prelo memfasilitasi rekening bersama yang menjadi perantara transfer sebagai bentuk perlindungan pada konsumen. Selama belum ada konfirmasi barang terkirim, maka uang yang ditransfer pembeli belum bisa diklaim atau diminta oleh penjual. Jika barang belum sampai dalam waktu beberapa hari, maka kita bisa mengajukan pengembalian uang yang sudah kita transfer.

Bisnis Peduli
Sebagai bentuk kepedulian, Prelo memfasilitasi interaksi sosial antara penjual dengan pembeli dengan fitur pesan (chat).  Selain itu, pembeli juga bisa memanfaatkan fitur negosisasi harga antara penjual dengan pembeli (tawar menawar).

Dalam aspek lingkungan, Prelo ingin menjadi perusahaan yang ramah lingkungan. Contoh kongkritnya adalah mendorong pemanfaatan barang bekas yang mempunyai resiko tidak terpakai, padahal barang tersebut masih sangat layak digunakan. Dengan begitu, Prelo meminimalisir adanya sampah baru yang diakibatkan dari pembelian produk baru. Karena kepedulian adalah salah satu kultur yang ingin dibangun oleh Prelo dalam menjalankan ide bisnisnya.

Menghargai Para Pengguna
Seperti yang sudah disinggung diawal, bahwa Prelo memberikan kesempatan pada pengguna aplikasi untuk melaporkan jika menemukan produk yang mencurigakan atau diindikasikan bukan barang asli. Setiap laporan yang terbukti maka pengguna akan mendapat poin dan badges sebagai bentuk penghargaannya.

Selain itu Prelo juga memberikan penghargaan kepada pengguna teraktif, Penjual terbaik (Top Seller), The Authentic Club serta The Winner. Poin serta badges yang sudah terkumpul dari setiap penghargaan secara tidak langsung akan menjadikan kita pengguna atau penjual yang terpercaya di mata pengunjung. Point yang didapat bisa kita gunakan untuk mengikuti program yang diselenggarakan.

Gimana, tertarik menggunakan aplikasi Prelo? Yuk cus kunjungi websitenya atau download aplikasinya melalui google play store bagi pengguna ponsel/ smartphone dengan OS Android atau Apple Store bagi pengguna IOS. Silakan klik gambar untuk download.
 Untuk lebih jelasnya tonton video dari prelo dibawah ini
Banyak juga ya kelebihan aplikasi Prelo. Jika artikel 7 Alasan kenapa orang lebih memilih membeli barang bekas (original) ini bermanfaat silakan share atau bagikan. Terimakasih atas kunjungannya.

5 comments:

  1. Prelo keren banget deh inovasinya, selain menjual barang yang nggak terpakai secara tidak langsung juga menjaga kelestarian lingkungan, ya iyalah daripada dibuang mending dijual di prelo kan ya mas heri, BTW adalah guarantee untuk kualitas barang bekas yang ada di prelo?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Garansinya kalo barang tidak asli atau tdk sesuai dengan deskripsi bisa minta dibalikin uang yg sdh kita transfer mas anjar.

      Delete
  2. saya suka dengan prelo karena ada jaminan barang bekas yang dibeli original, kalau ga bisa uang kembali. kondisi barang di prelo juga bagus,

    ReplyDelete
  3. Setuju mas, apalagi yang poin 4 yang barang dengan masa pakai pendek, biasanya beli preloved juga masih bagus-bagus. Saya terakhir beli preloved itu sepatu bayi. Dapat murah banget dengan kualitas nyaris baru. Kalau beli baru duh sayang sekali budgetnya, bisa untuk beli kebutuhan yang lain....

    ReplyDelete

Terimakasih sudah berkenan untuk berkunjung. Mohon berkenan juga untuk memberikan tanggapan disetiap tulisan yang pernah dibaca atau dikunjungi.

Mohon tidak menggunakan nama anonim/ unknow, karena akan terdeteksi spam dan tidak langsung terbaca dan ditampilkan.

Yang paling penting adalah jangan pernah meninggalkan link hidup pada komentar ini. Tunggu saja kunjungan balik dari saya.

Powered by Blogger.