Header Ads

Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Kartu e-ID BPJS


Sejak Kartu generasi pertama sudah tidak dikeluarkan lagi oleh BPJS Kesehatan, kini BPJS mengeluarkan kartu BPJS generasi kedua dengan sebutan e-ID BPJS. Keluarnya kartu e-ID BPJS ini memunculkan anggapan masyarakat tentang BPJS Kesehatan yang tidak mau keluar uang lebih untuk mengadakan kartu BPJS yang layak bagi peserta BPJS. 

e-ID BPJS yang merupakan kartu BPJS generasi kedua ini berupa kertas biasa yang dicetak dengan tinta dan mesin cetak biasa pula. Sehingga e-ID ini riskan atau rawan sobek, lecek, kotor, serta terlipat. Jika tidak mau terjadi hal demikian, si empunya kartu harus mengeluarkan uang lebih untuk melaminating kartu tersebut. Terus kalau saat laminating kartunya terbakar bagaimana?


Untuk diketahui bersama, Aturannya e-ID BPJS ini aslinya hanya berlaku bagi peserta yang belum pernah mencetak kartu BPJS sama sekali di kantor BPJS. Sedangkan bagi yang sudah melakukan cetak kartu maka wajib menggunakan kartu BPJS Asli saat berobat. Tapi kenyataannya e-ID ini juga bisa digunakan oleh orang yang sudah melakukan cetak kartu di BPJS saat berobat ke faskes 1 ataupun faskes 2. Tinggal yang bersangkutan mendownload e-ID tersebut di laman / website resmi BPJS.

Kartu e-ID hanya berlaku untuk berobat di Faskes tingkat 1 (dokter keluarga) dan faskes 2 (rujukan dari dokter keluarga/ rumah sakit tipe C). Jika Peserta atau pasien dirujuk ke Faskes tingkat 3 (Rumah Sakit Tipe B), maka wajib memperlihatkan Kartu BPJS Asli saat mendaftar diloket pendaftaran. Jadi e-ID tidak berlaku apabila kita akan berobat ke RS tipe B atau fasilitas kesehatan tingkat ke 3.

Baca Juga : Begini Cara Tebus Obat di Luar Rumah Sakit Bagi Peserta BPJS agar Gratis   

Dibeberapa rumah sakit tipe C pun (Fasilitas kesehatan tingkat ke 2) terkadang hanya mau melayani pasien BPJS yang dapat memperlihatkan kartu BPJS asli. Jika tidak dapat memperlihatkan kartu BPJS Asli maka tidak bisa melanjutkan berobat dengan menggunakan BPJS sehingga disarankan mendaftar dengan peserta Umum.

Kelebihan e-ID BPJS
  • Bisa dicetak dimana saja (dikantor, dirumah dan ditempat lain yang menyediakan printer)
  • Bisa menggunakan tinta hitam, jika tidak ada fasilitas tinta warna
  • Kertas yang digunakan mudah ditemukan
  • Bisa digunakan berobat di faskes pertama
  • Kadang bisa digunkan berobat di faskes ke 2
  • Bisa dicetak berulang-ulang

Kekurangan e-ID BPJS
  • Mudah terlipat
  • Mudah sobek
  • Mudah kusut/ lecek/kotor
  • Mengeluarkan uang tambahan untuk laminating jika tidak mau lecek/sobek
  • Tidak anti air
  • Tidak bisa digunakan di Faskes tingkat 3
  • Kadang juga tidak bisa digunakan di faskes tingkat 2

Jadi Bagi yang mau berobat (dirujuk) ke fasilitas kesehatan tingkat ke-2 atau diatasnya, peserta BPJS harap mempersiapkan kartu BPJS Asli dengan datang langsung ke Kantor BPJS terdekat.

e-ID BPJS bisa digunakan sebagai kartu asli,  jika pada kartu e-ID BPJS tersebut terdapat tanda tangan dan stempel basah dari BPJS.
Bagaimana jika kartu BPJS asli hilang ? Baca Juga : Cara Mengurus Kartu BPJS Hilang

Sekian artikel Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Kartu e-ID BPJS, semoga bermanfaat. 

20 comments:

  1. Punya neng juga pake beginian yaa mas, mesti ke kantor bpjs terdekat brrt?

    ReplyDelete
  2. untuk saat ini pengguna e-id bpjs tidak ada masalah krn fungsinya seperti sprt kartu bpjs yg di cetak di kantor bpjs. nuwun...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setiap Saya berobat ke kariadi pakai e id ditolak. Disuruh pake yg cetak asli. Akhirnya ngurus yg cetak asli deh

      Delete
  3. Numpang tanya Kalo kita daftar bpjs online tapi kita pgn punya kartu bpjs asli, bukan e-id itu gimana ya? Syaratnya apa

    Makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo daftar sdh berhasil dan kartu aktif, bisa cetak kartu d kantor bpjs

      Delete
  4. Saya dapat dari tempat kerja, apa bisa diganti jadi kartu bpjs asli, soalnya yang bayar bulanan bpjs perusahaan tempat kerja saya, gimana dong??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa...mnta ke bagian perusahaan yg ngurus bpjs

      Delete
    2. Berarti kalo dapet dari perusahaan nggk bisa langsung ke kantor bpjs.nya ya kalo mau ganti jadi yg asli?

      Delete
    3. Iya. Harus org kantor yg dipercaya perusahaan ngurus bpjs

      Delete
  5. kalau untuk cetak fisik kartu bpjs mandiri, apa bisa di cetak ke kantor bpjs ketenagakerjaan? soalnya terdekat dari rumah saya adl kantor bpjs ketenagakerjaan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak bisa mas.. Ketenaga kerjaan dgb. Kesehatan Beda sudah beda tupoksi

      Delete
  6. Sya baru dari kantor bpjs tapi saya di kasih e id yang tinta hitam.sedangkan banyak yang komplen rumah sakit hanya menerima bpjs yang asli. Tpi kata petugas bpjsnya kalau yang gratis emang gk dpetnya yang gitu. Bukan yang kartu.
    Mohon penjelasannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gratis dan berbayar sama sama mendapatkan hak kartu fisik (seperti ktp) oleh bpjs.

      Kecuali stok sedang kosong atau karena antrian cetak panjang, jadi dibuatkan kartu eID dlu.. Biasanya 1 pekan atau 2 pekan lagi baru bisa diambil

      Delete
  7. Maaf pak suami ku dri tmpt kerjanya dpt e-id trus nama ku jga ada.tp klo suami udh dpt kartu yg spt ktp knpa saya nggak dpt ya. Oy ku bsk mo kRS kira2 bisa dipake gak yah e-ID ku?

    ReplyDelete
    Replies
    1. mungkin yang diutamakan yang karyawan kantor dulu bu, untuk anggota keluarga yang ditanggung menyusul biasanya.

      Jika belum, bisa minta tlg suami utk bilang ke HRD perusahaan, agar kartu ibu bisa dicetakkan juga.

      Baik eID ataupun yg seperti KTP bisa digunakan utk berobat. Jika dipermasalahkan bisa lapor ke BPJS agar ditindaklanjuti petugas loketnya

      Delete
  8. Syrat nuker in krtu bpjs eID mnjadi krtu yg asli.prsyratan nya apa aja ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tinggal datang ke kantor bpjs saja bawa kartu lamanya. Tapi klo yg ikut perusahaan harus diurus sama perusahaan

      Delete

Terimakasih sudah berkenan untuk berkunjung. Mohon berkenan juga untuk memberikan tanggapan disetiap tulisan yang pernah dibaca atau dikunjungi.

Mohon tidak menggunakan nama anonim/ unknow, karena akan terdeteksi spam dan tidak langsung terbaca dan ditampilkan. Jika tampil harap maklum jika tidak dibalas

Yang paling penting adalah jangan pernah meninggalkan link hidup pada komentar ini. Tunggu saja kunjungan balik dari saya.

Powered by Blogger.