Header Ads

Google Local Guides Semarang : Tak Hanya Mengulas, Tapi juga Berbagi Ilmu Sesama Anggota Komunitas

Pernahkah kita melihat tanda (badge) bintang 4, 5, 6 hingga 10 pada profil google seseorang? Biasanya tanda bintang tersebut muncul pada profil seseorang yang telah memberikan ulasan sebuah tempat. Ternyata, Badge bintang tersebut menunjukkan sebuah tingkatan atau level yang disematkan oleh pihak google pada seseorang. Pihak google disini khususnya google Local Guide. Pemberian badge (tanda bintang) merupakan bentuk apresiasi google untuk seseorang yang telah memberikan kontribusi (ulasan atau penambahan informasi lain) pada tempat-tempat yang ada pada peta google (google maps). 

Berdasarkan ringkasan bantuan google mengenai local guide, Local Guide adalah komunitas global para penjelajah yang menulis ulasan, berbagi foto, menjawab pertanyaan, menambahkan atau mengedit tempat, dan memeriksa fakta di Google Maps. Kontribusi tersebut harapannya akan menjadi pertimbangan orang lain dalam menentukan lokasi atau tempat yang akan dikunjungi. Tempat yang diulas bukan hanya tempat wisata, kuliner atau tempat yang sedang ngehits saja, tapi semua tempat yang ada di google maps, meskipun tempat tersebut adalah balai RW, Balai RT, Sekolah, universitas, perusahaan dan semua tempat yang ada di google maps.

Baca Juga :  Inilah 3 Cara Menambahkan Lokasi Bisnis Di Peta Google (Google Bisnisku)

Berkaitan dengan kontribusi tersebut, tanda bintang hanya diberikan pada local guide level 4 sampai dengan level 10. Level empat diperoleh saat kita memperoleh 250 point dan level 10 akan dicapai saat kita memperoleh minimal 100.000 (seratus ribu) poin. Bagi pemandu lokal level 1 hingga level 3 yang baru mengoleksi kurang dari 250 poin,  menurut aturan google local guide mereka belum memperoleh badge bintang dari google.

Kontribusi inilah yang diburu para pemandu lokal (local guide) agar bisa menaikkan levelnya secepat mungkin. Semakin tinggi level bisa menandakan semakin sering orang tersebut berkontribusi (baca : jalan jalan). Dimana level tersebut akan menjadi kebanggaan tersendiri pada setiap pemandu lokal.

Kontribusi yang bisa dilakukan agar bisa cepat naik tingkat adalah dengan cara ;
1. Menambahkan tempat di google maps, 
2. Mengedit tempat di google maps
3. Menambahkan foto yang berkaitan dengan lokasi di google maps, 
4. Mengulas tempat yang ada di google map, 
5. Menjawab survei seputar tempat, 
6. Menambahkan video,
7. Menjawab dan menambahkan pertanyaan yang diajukan oleh seseorang

Setiap kontribusi mempunyai nilai poin masing masing dan saat berkontribusi terkadang tidak langsung mendapatkan poin, khususnya dalam menambahkan foto dan tempat baru, karena google akan meninjau kontribusi kita terlebih dahulu. Jika sudah disetujui maka poin kita akan bertambah. Point bisa juga berkurang manakala tempat yang kita tambahkan sudah tidak berlaku atau dihapus dalam peta google. Penghapusan tempat bisanya merupakan rekomendasi dari sesama local guide karena  tempat tersebut sudah pindah atau tutup permanen.

Komunitas Local Guide
Seperti yang dikutip dari deticom, ada lima warga Jawa Timur yaitu Budiono (Surabaya), Nurul Rahmawati (Surabaya), Ahadin Syarifudin Fahmi (Sidoarjo), Nunung Afuah (Blitar), dan Mutiah (Malang) yang terpilih mewakili Indonesia dalam Google Local Guide Summit 2017 yang digelar di San Fransisco, California, Amerika pada 10 s.d 12 Oktober 2017. Kelimanya menjadi bagian dari 150 peserta yang dipilih dari seluruh dunia. 

Baca Juga : Manfaat Mengelola Bisnis Online Dengan Google Bisnisku 

Kelima orang tersebut hadir dalam rangka mewakili Indonesia diajang komunitas global google local guide. Secara resmi google hanya memfasilitasi komunitas global yang bisa diakses di https://www.localguidesconnect.com/. 

Sedangkan untuk komunitas lokal tiap negara atau lebih kecil dari itu, pihak google mempersilakan untuk membuat komunitas di daerah masing-masing yang disarankan untuk menelusuri komunitas yang ada di daerah yang akan dibuat sebelum membentuk komunitas baru untuk mencegah duplikasi atau tumpang-tindih. 

Google telah memberi aturan jelas terkait dengan komunitas local guide yang akan dibentuk, khususnya penamaan komunitas dan gambar yang akan dipajang sebagai identitas dari komunitas pemandu lokal ditiap daerah. Google pun berkomitmen mensupport promosi yang dilakukan oleh local guide daerah jika memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan oleh google. Agar komunitas yang kita buat mendapat persetujaun dan dukungan google, bisa teliti syarat dan ketentuannya disini, pastikan komunitas google local guide kita tidak melanggar apa yang disyaratkan google.

Komunitas Semarang Local Guides
Bagi yang sedang mencari komunitas pemandu lokal didaerah masing masing, bisa ditelusuri melalui akun sosial media. Media sosial yang aktif digunakan biaanya adalah instagram dan Google Plus (G+). Hampir setiap komunitas daerah punya akun sosial media yang aktif, baik sebagai identitas komunitas ataupun sebagai media informasi kegiatan komunitas kepada anggota dan non anggota.

Banyak kegiatan positif yang dilakukan oleh komunitas local guide daerah. Biasanya komunitas daerah selalu rutin mengadakan pertemuan untuk berbagi ilmu tentang dunia per local guide-an seperti berbagi ilmu tentang fotografi, menulis, bersama mengunjungi tempat tertentu untuk difoto (photowalk) dan diulas, serta kegiatan positif lainnya.

Berkaitan dengan komunitas semarang local guide, Di semarang sendiri, komunitas pemandu lokal dibentuk bersamaan dengan dikumpulkannya perwakilan pemandu lokal semarang pada pertemuan perdana tanggal 9 Agustus 2017. Pada tanggal tersebut pula dibentuk grup Whatsapp Semarang Local Guides untuk memperlancar komunikasi antar anggota. Bagi yang ingin gabung di grup Whatsapp bisa mengirim pesan ke admin @localguidessemarang di akun instagram.

Jika sudah tahu apa itu google local guide, terus berapa level local guide kamu sampai hari ini?
Apabila artikel Google Local Guides Semarang, Tak Sekedar Mengulas Tetapi Juga Berbagi Ilmu Sesama Anggota Komunitas ini bermanfaat, silakan dishare atau dibagikan. Terimakasih atas kunjungannya. Semoga menemukan artikel lain yang cocok untuk dibaca selanjutnya.

No comments:

Terimakasih sudah berkenan untuk berkunjung. Mohon berkenan juga untuk memberikan tanggapan disetiap tulisan yang pernah dibaca atau dikunjungi.

Mohon tidak menggunakan nama anonim/ unknow, karena akan terdeteksi spam dan tidak langsung terbaca dan ditampilkan.

Yang paling penting adalah jangan pernah meninggalkan link hidup pada komentar ini. Tunggu saja kunjungan balik dari saya.

Powered by Blogger.