14 Daftar Barang Bawaan Yang Harus Dibawa saat Liburan ke Bromo Bersama Bayi dan Batita


https://www.heriheryanto.com/ 
Liburan tidak akan istimewa kalau persiapannya hanya seadanya. Minimalnya kita siapkan fisik kita agar bisa menikmati perjalanan yang sudah kita rencanakan. Kesenangan saat berwisata itu tak melulu soal banyaknya uang yang dibawa atau banyaknya oleh-oleh yang bisa kita bawa pulang. Tapi alangkah lebih menyenangkan lagi manakala kita punya anggaran lebih saat berwisata.

Baca juga :  7 Tips Liburan Wisata Ke Bromo Membawa Anak Kecil (Bayi dan Batita)


Menjadi susuatu yang sangat penting ketika ingin liburan, kita harus menyiapkan segalanya. Dari mulai finansial (keuangan/anggaran), perbekalan dan persiapan barang bawaan lainnya agar liburan kita benar-benar berkesan. Bisa jadi, terkait persiapan barang bawaan, untuk sebagian orang itu sepele, karena banyak yang berfikir nanti beli disana juga ada, nanti beli dijalan juga banyak. Tapi bagi saya, itu semua harus benar-benar dipersiapkan sebelum kita berangkat liburan.

Setelah sebelumnya membahas persiapan piknik atau wisata ke bromo membawa bayi dan batita menggunakan bus malam, diartikel kali ini saya akan menceritakan persiapan apa saja yang harus ada atau dibawa saat berlibur ke gunung bromo bersama bayi dan batita. Setelah kita mempersiapkan kebutuhan untuk kenyamanan diperjalanan khususnya perjalanan menggunakan Bus Malam, Orang tua juga mempersiapkan kebutuhan apa yang harus dibawa dengan melihat kondisi iklim atau kondisi kontur perjalanan saat ke Bromo.

Baca juga :  10 Hal Yang Harus Disiapkan Saat Liburan Wisata ke Bromo Membawa Bayi dan Batita dengan Naik Bus Malam

Setelah browsing bin searching, berikut daftar barang bawaan yang harus dibawa ketika kita akan liburan ke kawasan gunung bromo membawa bayi dan batita.

1. Pakaian Pelindung Dingin/ Tebal

Nah ini yang wajib dipersiapkan dan harus dibawa sebenarnya. Karena sudah bukan rahasia lagi kalau daerah gunung itu dingin. Akan lebih dingin lagi bagi orang yang biasa hidup di dekat pantai atau dataran rendah, mereka akan sangat terasa perbedaannya. Tapi kadang Orang Indonesia yang biasa hidup di pinggir pantai tak ada pikiran untuk mempunyai koleksi baju hangat nan tebal. Karena memang tidak cocok dengan kondisi kekinian dan kedisiniannya. Paling banyak ya koleksi pakaian tips tapi menyerap keringat. Bahkan tak sedikit yang tiap harinya lebih sering pakai kaos oblong bagi laki-laki saking merasa panasnya.

Untuk mensiasati hal tersebut, agar tubuh ini terlindungi dari hawa dingin apalagi rawan dengan hipotermia, pelindung dingin ini menjadi persiapan wajib yang harus dibawa. Kalau tidak punya, bisa pinjem dulu ke teman atau saudara. Atau bisa beli baru untuk persiapan wisata ke gunung dilain waktu. Kita tidak usah menantang alam dengan memakai baju tipis seperti biasanya, karena kita tidak tahu berapa derajat suhu saat kita sedang berada di kawasan wisata gunung bromo.

Jika tak punya pakaian tebal, bisa disiasati menggunakan pakaian berlapis, minimal dilapisi dengan jaket yang dirasa tebal bagi orang dewasa. Anak-anak juga disarankan memakai pakaian berlapis dengan tetap mengenakan jaket.Karena tubuh anak kecil lebih sensitif terhadap dingin.

Baca juga : Cerita Liburan Wisata ke Bromo Membawa Bayi dan Batita

Hipotermia ini sangat rawan mengenai  si kecil, untuk itu pakaikan minimal 3 lapis baju untuk mereka. Saya sendiri memakaikan baju 4 lapis untuk si bayi. Lapisan pertama dipakaikan jumper dan celana panjang, lapisan kedua pakai kaos lengan pendek dan celana panjang, lapisan ke tiga dipakaikan kaos panjang dan celana panjang dan lapisan keempat dipakaikan switer rajut panjang dan untuk cadangan saya bawakan juga jaket tebal berpenutup kepala jika masih kurang hangat. Oh iya, pastikan popok si adek sudah diganti yang baru saat di rest area sebelum menuju bromo.

https://www.heriheryanto.com/
Kalau di adek pakai 4 lapis, si kakak dipakaikan 3 lapis baju yang mana lapisan ketiganya adalah jaket. Si kaka sudah ngerti kalau banyak pakaian bikin ribet. Alasil hanya mau dipakaikan 2 lapis kaos panjang  dan 2 celana panjang beserta jaket tebal. Untuk jaketpun awalnya tidak mau pakai, tapi saat turun di lokasi pertama bukit teletubies, si kakak merasakan dinginnya sekitar dan akhirnya minta dipakaikan jaket.

Baca Juga :  Pilih Wisata ke Bromo atau ke Telaga Sarangan?

2. Sarung Tangan dan Kaos Kaki 
Biasanya kalau lagi kedinginan, kita akan merekatkan jari jemari tangan kanan dan kiri atau sidakep agar jari jemari tersembunyikan dari hawa dingin dan sekaligus bisa menghangatkan dada. Ditambah jari-jari kaki berusaha mencengkram sebagai upaya melawan dinginnya suasana. Nah, untuk menghindari hal itu kaos kaki dan sarung tangan adalah barang bawaan wajib yang harus dipersiapkan, terlebih untuk si kecil baik bayi, batita dan balita. Jadi pastikan semua anngota tubuh kita tertutupi, terutama bagian yang sensistif dengan dingin.

3. Tapi Kupluk dan Syal Leher
Saat liburan ke Bromo, fungsi topi ini ada 2 macam. Fungsi pertama sebagai penahan dingin agar tidak langsung menyentuk kepala dan telinga. Jadi usahakan memakai topi kupluk yang bisa menutupi telinga, karena telinga adalah salah satu bagain tubuh yang sangat sensitif dengan udara dingin. Fungsi kedua adalah untuk melindungi rambut dari debu-debu yang beterbangan. Debu-debu halus ini akan selalu menghantui dari kita sampai di pasir berbisik hingga kita sampai pada anak tangga saat ingin mendaki gunung bromo. Kalau perlu biar perlindungan maksimal, persiapkan juga syal untuk melindungi bagian leher.Tapi sekarang juga banyak topi jepang yang punya fungsi 2in1 karena sudah sekaligus bisa menutupi bagian leher

4. Kacamata
Seperti topi kupluk, kaca mata ini juga mempunyai 2 fungsi perlindungan. Perlindungan pertama, kacamata akan melindungi mata kita dari silaunya sinar matahari. Tidak harus yang mahal, yang murah juga bisa bermanfaat. Yang kedua, kaca mata ini punya fungsi untuk melindungi mata dari debu yang terhempas oleh angin.

5. Masker
Fungsi utama masker ini melindungi jalur pernafasan kita agar tidak kemasukan debu-debu halus yang berterbangan oleh hembusan angin. Tidak efektif jika kita menutup mulut dan hidung terus menerus dengan telapak tangan kita. Selain untuk pelindung debu, masker juga digunakan untuk melindungi diri dari bau belerang atau asap kawah saat kita berada di puncak gunung bromo. 

6. Gendongan Bayi Depan/ Gendongan Ransel 
Alat bantu ini sangat wajib dan sangat direkomendasikan bagi yang membawa bayi atau batita yang sering minta gendong. Gendongan depan akan lebih nyaman bagi si kecil dan juga si ibu baik secara posisi ataupun beban yang ditanggung. Secara posisi, si bayi atau si adik bisa dihadapkan mendekat dengan tubuh orang tua, posisi ini selain nyaman juga bisa melindungi sikecil dari terpaan angin dan pasir (debu). Proporsi berat juga ditumpu didua punggung sehingga terasa ringan dan nyaman saat jalan atau beraktifitas dalam jangka waktu yang lama. Gendongan depan juga sangat bermanfaat ketika memilih naik kuda menuju anak tangga bromo karena lebih nyaman dan lebih aman.

7. Kamera dan Memori penyimpanan Yang Lega
Tanpa tongsis liburan kurang eksis, ini merupakan tagline sebagian para pelancong. Saat liburan itu butuh diabadikan sebagai kenang-kenangan dan kebanggan dimasa mendatang. Meskipun hanya kamera saku ataupun kamera hape sudah cukup sebagai bekal untuk mengabadikan liburan atau petualangan. Syukur syukur bisa bawa mirorles biar lebih bagus hasil jepretannya.

8. Tongsis/ Tongkat Selfie
Siapa sih yang tak tahu manfaat tongsis? Tongkat penggembira yang selalu menemani perjalanan yang ngaku seorang traveler. Yang punya kamera juga pingin momennya di abadikan, bukan melulu membidik pemandangan dan memotretkan permintaan teman. Tapi pastikan bluetoothnya bisa konek dengan perangkat dan punya baterai yang cukup selama dipakai liburan.

9. Jas Hujan Ponco
Barang bawaan ini wajib dibawa ketika liburan ke bromo ketika kita memilih atau menjadwalkan berlibur saat musim penghujan. Selain daerahnya yang dingin, kawasan dataran tinggi atau kawasan pegunungan juga biasanya sering turun hujan. Dari pada tidak menikmati liburan dengan maksimal karena kondisi hujan, jadi sangat disarankan untuk membawa jas hujan agar bisa tetap menikmati liburan meskipun harus hujan-hujanan. Jas hujan ponco lebih nyaman dipakai dan bisa lebih leluasa saat berlibur dalam hujan dari pada jas hujan model batman atau kelelawar.

10. Payung 
Jika sudah memasuki kawasan gunung bromo, maka kita tidak akan menjumpai pohon yang tinggi menjulang dan rindang, yang ada hanya sengatan matahari langsung ke badan jika tidak dihalangi oleh awan. Bagi yang bawa anak kecil, maka payung adalah salah satu barang yang wajib dibawa. Gunakan payung lipat atau payung ukuran kecil agar tidak memakan tempat dan mudah untuk dimasukan tas jika sudah tidak diperlukan.

https://www.heriheryanto.com/

11. Sepatu/ Sepatu sandal
Kondisi menuju bromo hampir semuanya pasir, maka tidak disarankan mengunakan sandal saat ke bromo. Bagusnya sih pakai sepatu biar lebih nyaman saat melangkah meski habis menginjak timbunan pasir. Minimalnya bawa sepatu sandal yang terkait kencang dan tidak mudah lepas.

12. Powerbank
Kita menikmati wisata gunung bromo itu minimal 4 jam, belum lagi perjalanan sebelum dan setelahnya, mungkin total bisa menghabiskan 6-12 jam. Jika dikendaraan atau dalam perjalanan kita sudah menemukan sumber listrik untuk mengisi daya baterai, maka power bank ini bukan hal yang prioritas untuk dibawa. Apalagi bagi yang menggunakan ponsel berkapasitas baterai besar. Kita lebih tahu kondisi hape kita semua tergantung keputusan kita sendiri.

13. Stroller
Selain gendongan, stroler juga perlu dibawa jika setelah dari bromo kita masih mau mampir ke tempat wisata lainnya. Misal karena sudah terlanjur berada di Malang, kita mampir ke Jatim Park atau tempat wisata sekitarnya.

Bayangkan kita sudah menggendong sikecil dari parkiran bromo sampai puncak bromo dan kembali ke parkiran, terus di sesi wisata selanjutnya kita harus gendong sikecil lagi? Ya nggak masalah sih, tapi kalau ada yang bisa memudahkan kenapa harus merepotkan diri sendiri? Nah stroler ini salah satu solusi, jadi si adek tinggal di dudukin atau ditidurin saja di stroller dan orang tua atau si kakak tinggal dorong, jadi enak ndak usah gendong-gendong lagi. Kalau nggak punya, kita juga bisa sewa di tempat penyewaan bayi.

14. Cemilan dan Air Putih
Ini juga penting, kadang di atas setelah naik kuda atau jalan jauh, kita juga haus dan butuh minum sama ada rasa laper juga. Bawa sedikit saja bekal buat ganjel perut dan membasahi kerongkongan. Satu air mineral gelas buat berdua juga sudah cukup. Untuk sampahnya jangan buang sembarangn ya!

Nah sekian sedikit tips mengenai daftar bawaan saat berlibur ke Bromo mambawa bayi dan Batita. Jika artikel yang berjudul  14 Daftar Barang Bawaan Yang Harus Dibawa saat Liburan ke Bromo Bersama Bayi dan Batita ini bermanfaat, silakan dibagikan atau disebarluaskan. Terima kasih atas kunjungannya.

Post a Comment for "14 Daftar Barang Bawaan Yang Harus Dibawa saat Liburan ke Bromo Bersama Bayi dan Batita"