Header Ads

Persyaratan Wajib Yang Harus Dipenuhi Peserta BPJS Saat Berobat di RSUP Dr. Kariadi Semarang

Persyaratan wajib yang harus dipenuhi Peserta BPJS Saat Berobat ke RSUP Dr. Kariadi Semarang Jawa Tengah merupakan langkah awal (dasar) yang harus diketahui oleh pasien atau keluarga pasien sebelum ia berangkat menuju Rumah Sakit Umum Pusat Dr Kariadi Semarang Jawa Tengah.

Rumah Sakit Dr. Kariadi Merupakan Rumah Sakit Umum Pusat yang berada di Kota Semarang. Sehingga banyak pasien dari Pulau Jawa ataupun Luar Pulau Jawa yang di rujuk Ke RSDK (Rumah Sakit Dr. Kariadi) karena fasilitas yang terbilang lengkap dengan akses yang mudah.
 RS. Kariadi Semarang merupakan rumah sakit tipe A yang menerima pasien BPJS. Tentunya setelah semua prosedur rujuk merujuk dilakukan dengan benar. Jika tidak sesuai prosedur yang diminta RS. Karyadi, maka pihak loket pendaftaran tidak segan untuk menolak pasien BPJS dan menyarankan mendaftar dengan antrian pasien umum.

Baca Juga : Cara Mengurus Kartu BPJS Hilang.

Agar tidak kerja dua kali dan tidak bolak balik mengurus administrasi BPJS, maka kita harus mengetahui syarat apa saja yang harus disiapkan jika hendak berobat ke RSUP.Dr. Kariadi Semarang. Dengan begitu proses pendaftaran kita bisa langsung diterima oleh petugas pendaftaran tanpa ada kekurangan suatu apapun. Akan sangat tidak mengenakkan ketika sudah datang di lokasi tapi tidak jadi kontrol atau berobat hanya karena kekurangan beberapa hal saja, apalagi bagi pasien luar Jawa. Iya kalau kondisi sakitnya masih bisa di tahan, lah kalau sakitnya harus segera dilakukan tindakan gimana? Kalau tidak segera ditangani, bisa-bisa nambah parah itu penyakit.

Persyaratan Wajib Peserta BPJS di RSUP Dr. Karyadi Semarang
Nah, berikut Persyaratan yang harus ada dan diserahkan ke Loket pendaftaran jika kita akan berobat rawat Jalan atau Rawat Inap ke RSUP Dr Karyadi semarang menggunakan BPJS

Surat Rujukan dari Dokter RS Sebelumnya
Pastikan mendapat rujukan dokter dari rumah sakit sebelumnya. Dokter rumah sakit sebelumnya akan menuliskan diagnosis singkat pasien yang akan di rujuk. Surat tersebut ditanda tangani dokter dan diberi sempel basah rumah sakit. Selain itu harap dibawa juga Surat Rujukan dari Faskes 1 (dokter keluarga) serta rujukan lainnya jika ada. Pastikan Surat rujukan sudah digandakan sebelum menyerahkan surat ryjukan asli untuk berobat.


Surat Rujukan dari BPJS
Biasanya lembar ini akan diberikan sekalian dengan surat rujukan dari dokter rumah sakit. Saat hendak meninggalkan Rumah sakit sebelumnya, kita juga mendapat rujukan yang bertanda BPJS Kesehatan yang bertuliskan Surat Rujukan Rumah Sakit Regional berdasarkan domisili kita.  Surat tersebut berisi keterangan bahwa pasien dirujuk ke rumah sakit Dr. Karyadi. Pada surat tersebut juga akan ada coretan tanggal dan jam berapa rekomendasi rujukan tersebut di setujui oleh BPJS serta siapa yang menyetujui (meng-acc) rujukan. Pastikan juga surat ini sudah digandakan sebelum surat asli kita serahkan saat berobat.

KTP ASLI
KTP Asli akan diminta sementara oleh petugas pendaftaran saat berada di loket pendaftaran untuk verifikasi dokumen administrasi pasien BPJS. Memastikan VA BPJS dan NIK yang ada di kartu BPJS dengan yang ada di KTP.

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Menggunakan Kartu e-ID BPJS


Kartu BPJS ASLI
Kartu BPJS Asli juga diminta untuk ditunjukkan saat berada diloket pendaftaran. Jadi Pastikan kita membawa kartu BPJS Asli tersebut. Jika kita hanya membawa e-ID biasanya petugas loket tidak akan menerimanya, kecuali e-ID sudah dibubuhi tanda tangan dan diberi stempel basah oleh BPJS.

Kartu Berobat RSUP DR. KARIADI
KArtu ini diersyaratkan bagi yang sudah pernah berobat ke RS Kariadi sebelumnya. Bagi yang sudah pernah berobat maka harap tunjukan kartu berobat ke petugas loket. Petugas akan men-scan kartu  dan menampilkan data kita. Jika hilang pastikan kita mengetahui Nomor rekam medis kita, atau bilang langsung ke petugas pendaftaran agar dibuatkan ulang. Jika memang belum pernah berobat ke RS Kariadi sebelumnya, maka kita akan diminta mengisi formulir pendaftan baru, dimana data tersebut digunakan sebagai database pasien rumah sakit.

Baca juga : Cara dan Kelengkapan Berkas yang Harus Disiapkan Jika berobat ke RS Hermina Banyumanik Menggunakan  BPJS 

Persayarat Pendukung Berobat Ke RS Kariadi.
Persyaratan Administrasi untuk berobat ke RS. Dr. Karyadi Semarang hanya membutuhkan 4 berkas diatas yang masing masing membawa asli dan kopiannya minimal rangkap 1. Tetapi untuk persediaan atau jaga-jaga bawa juga dokumen lain barangkali sewaktu-waktu ada perubahan mekanisme pendaftaran dan pengumpulan berkas administrasi yang dibutuhkan.

Dokumen ini kita sebut sebagai persyaratan pendukung untuk jaga-jaga saja. Sampai artikel ini diterbitkan, RSUP Dr kariadi hanya meminta 4 berkas diatas.

Baca Juga : 3 Cara Daftar Online Rawat Jalan (Berobat) di RS. Dr Kariadi Semarang 


Dokumen yang dipersiapkan sebagai dokumen pendukung untuk jaga-jaga antara lain :

FC Rujukan Dokter Keluarga dan Rujukan RS lainnya
Bawa juga sekalian Surat Rujukan yang kita dapat dari faskes pertama (dokter keluarga). Rujukan dari dokter keluarga akan beguna saat verifikasi Rujukan BPJS yang dilakukan di Loket BPJS yang ada di RSUP Dr Kariadi.

Selain rujukan dokter keluarga, bawa juga rujukan lain dari RS dan rujukan dari BPJS  sebelumnya, jika kita memang sempat dirujuk kebeberapa rumah sakit sebelum sampai dirujuk ke RSDK. Kalau Surat Rujukan Aslinya sudah terpakai, maka bawa forokopi rujukannya saja.

Baca Juga : Prosedur atau Cara dan Berkas yang Harus Disiapkan Saat Rawat Jalan (berobat) ke Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) UNDIP 

FC. Kartu Keluarga  1 Lembar.
FC kartu keluarga tidak digunakan sebagai verifikasi administrasi bagi pasien dewasa. Tapi kartu keluarga wajib dibawa jika yang hendak berobat belum mempunyai KTP alias masih dibawah umur (anak-anak). Hanya sekedar jaga-jaga saja, tidak ada salahnya jika kitapun membawa kartu keluarga tersebut saat hendak berobat. Mungkin poli (klinik) umum atau poli spesialis lainnya ada yang mensyaratkan membawa kartu keluarga.

Baca Juga : Manfaat Pendaftaran Online Rawat Jalan RSUP Dr Kariadi Semarang 

Bawa Hasil Lab./ Rontgen dari kontrol sebelumnya.
Hasil lab/ rotgen berfungsi untuk mempercepat tindakan yang dilakukan oleh dokter. Dokter praktek bukan hanya membutuhkan diagnosis dari dokter sebelumnya, tapi juga perlu fakta lain yang ditunjukan oleh hasil lab/rontgen sebelumnya. Jika hasil lab./rontgen yang dibawa tidak sesuai dengan keinginan dokter, maka dokter akan meminta pasien melakukan rontgen atau tes lab. ulang di RS tersebut dan tindakan baru bisa dilakukan setelah hasil lab./rontgen sudah keluar.

Baca Juga : Tata Cara atau Prosedur Berobat Pasien  BPJS di RS. Kariadi Semarang 

Jika kita menanyakan persyaratan pada hotline RSUP Dr. Kariadi di nomer telpon 024-8417200 maka customer servis (cs) akan menyarankan semua persyaratan masing-masing dikopi sebanyak 5-6 lembar atau sebanyak banyaknya. Padahal hanya membutuhkan 1 lembar yang diminta tiap berobat. Mungkin niatnya baik agar tidak sering memfoto kopi persyaratan yang dibutuhkan. Jadi sisa kopian lainnya bisa dipakai untuk persiapan kontrol atau berobat selanjutnya. Di nomor telpon  tersebut juga kita bisa melakukan pendaftaran online dengan syarat pasien harus sudah pernah berobat ke RS Kariadi.

Jika tulisan mengenai Persyaratan Wajib Yang Harus Dipenuhi  Peserta BPJS Saat Berobat di RSUP Dr. Kariadi Semarang Jawa Tengah ini bermanfaat silakan dibagikan. Klik share dan komen 😊

13 comments:

  1. Asslamlkm, maaf mau tanya, saya pasien kanker dan dirujuk ke rs karyadi dari rs temanggung untuk diberikan radioterapi, saya sebelumnya menggunakan bpjs, apakah di rs karyadi juga bisa memggunakan bpjs, klo bisa syaratnya apa saja, saya sudah mendapat surat rujukan dr rs temanggung (tipe B) apakah tdak perlu rujukan lg dr dokter pribadi faskes tgkat 1? Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa banget bu..
      Syarat sesuai yg ada di artikel.

      Yg wajib ada, kartu bpjs, surat rujukan dr rs temanggung dan rujukan bpjs, ktp asli..
      Utk jaga jaga bawa fc rujukan timgkat pertama yg dlu pernah digunakan di rs temanggung.

      Klo mau lebih aman, bawa dokumen yg saya sebutkan diartikel.

      Semoga dimudahkan dan segera diberi kesembuhan

      Delete
  2. Mhon maaf,mau tanya.gini pak ibu saya terkhir oknam sebulan yg lalu.inipun oknam yg ke 4 kalinya selam kurleb 6 bulan,sekrang kondisi drop,bila mau msuk kariayadi pa hrus minta runukn dr rs lama,ato gmn pak,ato minta rujukan dr dokter keluarga..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Prosedur rujukannya tetep berjenjang ya pak, kecuali kondisi gawat darurat bisa lgsg dibawa ke rs kariadi tanpa rujukan.

      Kalo sdh ada riwayat begitu, biasanya akan lebih cepat dpt acc darirs sblmnya

      Delete
  3. Kondisine selam mau oknam dpt rujukn dr dkter keluarga itu pasti hb rendah,dngn diaknosa terkhir jntung bengkak sama paru,ini termasuk darurat g pak,trs seandainya minta rujukan dri rs seblmnya supaya dpt rujukn hrus oknm dlu ato tnpa oknam,alias langsung minta rujukan pak,sperti itu apakh dpt di acc pak

    ReplyDelete
    Replies
    1. kondisi gawat darurat, rumah sakit punya list sendiri manasaja yg bisa disebut gawat darurat. Saya ndak bisa memastikan. Tanpa opname biasanya bisa lngsung minta rujukan

      Delete
  4. maaf saya mau tanya, untuk rujukan dari faskes 1 ( dokter keluarga ), bisa diterima di kariadi ga ya? maksudnya tanpa melalui rujukan rumah sakit daerah tempat saya dlu..terimakasih. mohon di jawab ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf saya baru baca komen2 diatas, ternyata rujukannya harus berjenjang ya...padahal di rs daerah belum ada endoskopi

      Delete
    2. Iya, tidak bisa bu..
      Kalau rs daerah tidak ada fasilitas endoskopi biasanya lbh mudab utk dirujuk ke rs diatasnya

      Delete
    3. oh..gitu ya mas..kl misalnya rujukannya beda provinsi bisa ga? misal saya faskes 1 nya dr jawa tengah. kemudian minta rujuk ke faskes lanjutan di daerah jatim bisa ga? terimakasih

      Delete
    4. bisa bu, tergantung pihak rumah sakitnya, di kariadi juga banyak yg rujukan dari luar pulau

      Delete
  5. Saya mau tanya, saya pasien baru mau berobat di RS kariadi dengan bpjs. Untuk mendaftar langsung kita harus berangkat jam berapa supaya antrian tidak terlalu panjang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika daftar manual (blm daftar online), datang sebelum jam 7..
      Jika sdh daftar online lbh fleksibel.bisa dtg jam 8 nan

      Delete

PERHATIAN :
Balasan dari komentar anonim/ unknown akan dihapus setelah 24 jam.

Menyisipkan Link hidup akan langsung DIHAPUS

Terimakasih sudah berkenan untuk berkunjung.
Simak juga komentar yang ada karena bisa jadi akan lebih menjawab pertanyaan yg akan diajukan.

Powered by Blogger.