Header Ads

Ambil Uang Tunai Tanpa Kartu ATM bisa pakai E-Cash, OVO, GoPay, atau T-Cash?



Pernah nggak sih pas mau beli atau mau bayar sesuatu, dompet kita ketinggalan dan tidak ada uang sama sekali di saku celana, di tas dan saku baju kita?! Kalau mengalami hal tersebut kita bisa panik tipis-tipis bukan?! Apalagi kalau barang nya sudah kita pakai dan tidak bisa dikembalikan!. Terus sempat kefikiran, "gimana kalau ditukar dengan barang yang kita punya saat ini? Baik sebagai alat pembayaran atau sebagai jaminan".

Kalau ketinggalan dompet dan isinya (uang tunai dan kartu sakti lainnya) bisa dibilang sering. Tapi biasanya ada saja uang pecahan kecil yang saya taruh di tas selempang kecil, baik itu hasil uang kembalian atau entah uang dari mana. Yang jelas kalau butuh uang 10.000 atau 20.000 nggak perlu panik kalau dompet ketinggalan.

Tapi pernah juga pas mau isi bensin karena jarum indikator bensin sudah berada di garis merah yang kritis. Artinya bensin akan habis dalam beberapa kilometer tempuh lagi. Saya pun inisiatif untuk menepi cari SPBU atau Pom Bensin terdekat di kiri jalan. Karena lagi di sekitar Jl Kedungmundu Raya, menepilah saya di SPBU Kedungmundu dekat lampu merah dan dekat Swalayan GAYA.

Masuk SPBU, sepeda motor langsung saya antrikan di pengisian Pertelite. Kalau premium ada mah saya antrikan di premium, kan lumayan selisihnya tuh! Antriannya waktu itu tidak terlalu panjang. Tapi kebiasaan saya kalau sudah mengantri, langsung merogoh kantong celana untuk menyiapakan uang tunai buat bayar.

Saya rogoh saku celana belakang tapi tak ada tanda-tanda dompet disana. Saya rogoh saku samping, tapi hanya menemukan receh 4 keping 500-an. Saya cari di tas selempang dan tas besar, hanya menemukan 1 lembar uang 2000-an dan 1 lembar uang 1000-an. Pikirku boleh kan ya isi bensin 5 ribu perak?

Baca Juga : Uangku, Rekening Bersama yang Aman dan terpercaya Untuk Belanja Online

Dari pada menggangu pembeli lain, sayapun balik kanankan sepeda motor dan tak jadi isi bensin. Saya tepikan sepeda motor dan memilih merenung di tempat yang teduh sambil mencari lebih detail, tiap saku dan tiap partisi tas, siapa tahu ada satu lembar 10.000 ribuan dari hasil pencarian mendalam tersebut.

Seperti tidak percaya dengan hasil pencarian tadi, di kursi tunggu ATM Center SPBU, saya periksa kembali semua saku celana, baju dan jaket, tapi hasilnya sama saja tidak ada. Begitu juga di semua partisi tas, receh dan lembaran tunai tak satupun didapat lagi. Terbesit dalam hati, bayarnya pake OVO atau Pake GoPay atau E-Cash bisa nggak ya? Coba kalau bisa bayar pake 3 metode pembayaran tadi, nggak bawa uang tunaipun jadi bisa beli dan bayar dengan mudah.

OVO, Gopay, dan E-Cash adalah 3 aplikasi pembayaran yang biasa saya pakai. OVO biasanya saya pakai buat bayar Grab karena akhir-akhir ini banyak tawaran menarik jika bayar pakai OVO. Potongannya bisa sampe 16 ribu sendiri. Pernah juga bayar pake OVO cuma bayar grabcar 1 rupiah.

GoPay akhir-akhir ini memang jarang dipakai, karena Grab lagi banyak promo heboh. Tapi kalau butuh pembayaran dengan Gopay, GoPay selalu sedia untuk digunakan. Maklum kalau mau naik kendaraan online selalu membandingkan tarif dulu. Selama ini menurutku tarif grab lebih murah dari gojek.

Kalau E-Cash, sebelum OVO resmi digunakan sebagai pembayaran Grab, E-Cash Bank mandiri sering digunakan sebagai alat pembayaran Grab non tunai, jadi kalau perjalanan sudah tiba, saldo E-Cash langsung terpotong.

Baca Juga : Tentang Serba Sebi BCA Sakuku

Ada lagi sih T-Cash dari Telkomsel, tapi nggak pernah diisi dan hanya menampung Saldo bonus saat pembelian pulsa Telkomsel. Bonus T-Cash seringnya juga hangus sebelum terpakai. Belum merasakan manfaatnya karena akun belum berhasil di upgrade. Sudah request upgrade akun, tinggal nunggu jadwal verifikasi video call dari pihak T-Cash Telkomsel.

Semua aplikasi yang disebutkan diatas terinstal dalam satu smartphone. Jadi sangat memudahkan sekali jika semua pembayaran bisa dengan non tunai menggunakan aplikasi tersebut. Kalau kalian, bayar non tunai seringnya pake apa?

Tarik Tunai Pakai OVO Club atau OVO Premier
Aplikasi OVO baru saya pakai untuk biaya perjalanan GrabBike atau GrabCar. Ada 2 versi penggunaan OVO yaitu OVO Club dab OVO Premier. Ovo Club ini disematkan pada semua pengguna yang baru saja menginstal dan mendaftarkan diri menggunakan OVO cash.

Baca Juga :  Upgrade Layanan OVO Premier Semarang di Hypermart Java Mall dan Paragon Mall

Sedangkan OVO Premier disematkan kepada pengguna OVO yang telah mengupgrade akunnya dengan cara memverifikasi data diri pada merchant atau Kios OVO terdekat. Daftar kios ada di aplikasi, tapi sayang di Semarang belum ada Kios OVO, jadi harus menerima dengan predikat OVO Club.


OVO Club sudah bisa digunakan untuk transaksi pembayaran atau transaksi pembelian dengan saldo tersimpan maksimal Rp 1.000.000 (satu juta rupiah). Tapi memang ada fitur tertentu yang belum bisa digunakan bagi pengguna OVO Club seperti pengaturan pengeluaran harian dan transfer sesama pengguna OVO melalui scan QR Code, nomor ponsel dan transfer ke rekening bank. Jika ingin menggunakan fasilitas (fitur) tersebut, pengguna harus mengupgarde ke OVO Premier. Pengguna OVO Premier bisa  menyimpan saldo sampai Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah).

Baca Juga : Dealoka, Voucher Diskon Paling Hemat dan Banyak Pilihan

Tapi untuk kondisi darurat yang membutuhkan uang tunai segar, OVO Cash baik OVO Club ataupun OVO Premier tidak bisa digunakan untuk mengambil uang tunai di mesin ATM. Meskipun di bank LIPPO, yang merupakan Bank induk dari OVO Cash itu sendiri.

Tarik Tunai Pakai GoPay dari Gojek
Aplikasi GoPay memang sudah bisa digunakan di Merchant Offline seperti yang tertuang di informasi lebih lanjut mengenai GOPay yang baru bisa digunakan di merchant tertentu dan kota tertentu. Untuk memastikan warung terdekat mana saja yang pembayarannya bisa menggunakan GoPay,  menurut laman bantuan Go-Jek kita bisa menggunakan fitur Go Nearby pada aplikasi GoJek.

Dengan memilih Go Nearby, maka beberapa detik akan menampilkan toko terdekat yang pembayarannya bisa dengan GoPay. Tapi fitur ini tidak saya temukan meskipun aplikasi sudah di update versi terbaru. Mungkin karena Semarang masih belum ramai toko yang kerjasama dengan Gopay.

Tapi untuk kondisi darurat yang membutuhkan uang tunai segar karena dompet ketinggalan, pengguna Gopay non driver tidak mempunyai fitur tarik tunai di mesin ATM bank manapun. Tapi kalau hanya sekedar transfer ke Nomor Rekening Bank atau Transfer antar pengguna Gopay itu masih bisa dilakukan.

Berbeda dengan Gopay untuk driver, dengan bantuan rekening ponsel CIMB Niaga, driver gojek bisa melakukan tarik tunai uang yang ada direkening ponsel melalui ATM CIMB niaga dengan terlebih dahulu melakukan penarikan tunai saldo gopay driver ke rekening ponsel. Sekali penarikan tunai akan dikenakan biaya pemotongan pulsa OTP sebesar Rp. 1.320.

Tarik Tunai Pakai T-Cash Telkomsel
Aplikasi T-Cash Telkomsel adalah aplikasi yang belum pernah saya pakai untuk pembelian dan pembayaran serta belum pernah mengisi saldo T-Cash. Sering sih dapet SMS penawaran, makan siang atau makan malam di warung tertentu dapatkan cashback saldo T-Cash senilai Rp. 25.000 atau diskon sampai dengan 25% untuk pembayaran dengan T-Cash di merchant tertentu. Harap tunjukan SMS ini saat melakukan pembayaran. Sedangkan untuk promo lain dari T-Cash bisa dilihat di menu promo di aplikasi.


Untuk bisa menggunakan layanan T-Cash full service, kita bisa upgrade layanan T-Cash dengan mengisi data yang diminta. Pada proses terakhir, data yang kita berikan akan dikonfirmasi melalui video call oleh petugas T-Cash. Jadwal verifikasi data dengan menggunakan video call akan di sms kan ke nomor T-Cash kita.
Menurut keterangan di website resminya, pengguna T-Cash bisa melakukan tarik tunaik di indomart dan alfamart dengan biaya penarikan sebesar Rp. 5.000/transaksi. Penarikan bisa bebas biaya jika penarikan dilakukan di grapari telkomsel. Sedangkan fasilitas transfer saldo antar pengguna T-Cash tidak dikenakan biaya dengan minimal  nominal transfernya adalah Rp 10.000. Jika memilih transfer menggunakan rekening bank, akan dikenakan biaya sebesar Rp. 6.500 per transaksi.

Tarik tunai Pakai E-Cash Bank Mandiri
Pengalaman tarik tunai Mandiri E-Cash ini terjadi saat hendak isi bensin sesuai cerita diatas, tapi tidak bawa uang tunai dan dompet pun ketinggalan. Kalau perjalanan diteruskan bisa kehabisan dijalan. Saat masih disekitar SPBU sayapun coba browsing biar bisa isi bensin bayarnya pakai apa ya? Sempat terlintas untuk menggadaikan barang atau minta tolong orang yang akan ambil uang di mesin ATM untuk ambil lebih dan nanti saya trnsfer pakai Mobil Banking atau Internet Banking.

Setelah browsing akhirnya dapet info dari blog Cara Bimo kalau pengguna E-Cash bisa tarik tunai di mesin ATM dengan bermodal aplikasi di smartphone. Adapun cara tarik tunai menggunakan E-Cash adalah sebagai berikut :

Kunjungi ATM Mandiri terdekat, untuk memastikan ATM bisa tarik tunai atau tidak, periksa apakah ada Logo e-Money atau tidak. Logo atau stiker e-Money biasanya berwarna kuning yang ditempel di dekat lubang memasukan kartu ATM. Tapi sepertinya semua ATM mandiri sudah bisa melakukan transaksi e-Money atau E-Cash.

Untuk memastikan ATM bisa dipakai atau tidak,  cukup tekan tombol Accept atau tombol warna hijau. Apakah muncul pilihan E-Cash atau e-Money setelah ditekan atau tidak. Jika menampilkan pilihan menu E-Cash atau e-Money, maka ATM bisa digunakan. Jika tidak mncul berarti ATM tidak bisa digunakan.

Buka Aplikasi Mandiri E-Cash dan masuk/ login dengan memasukkan nomor PIN. Kemudian pilih garis tiga di pojok kiri atas dan pilih tarik tunai. Ada beberapa nominal, pilih sesuai selera. Ada dua pilihan tarik tunai, tarik tunai dengan agen atau tarik tunai dengan ATM dan pilih nominal penarikan sesuai selera.


Setelah memilih penarikan lewat ATM dengan nominal tertentu, kita akan diminta memasukan PIN Mandiri E-Cash. Jika PIN berhasil dimasukkan, maka kita akan mendapat SMS berisi kode OTP yang merupakan kode 6 angka sebagai proses validasi atau verifikasi yang dikirim ke nomor yang terdaftar.

Jika sudah mendapat kiriman nomor OTP melalui sms maka siapkan posisi di depan mesn ATM dan tekan tombol hijau (accept). Muncul pilihan layar Elektronic Money dan pilih Mandiri E-Cash, pilih menu E-Cash. Masukan nomor E-Cash yang terdaftar kemudian pilih benar atau correct.


Setelah memasukan nomor ponsel yang terdaftar E-Cash, kita akan diminta memasukkan OTP yang telah dikirim melalui SMS ke nomor E-Cash terdaftar, setelah itu pilih correct atau benar. Nanti akan muncul konfirmasi penarikan tunai atau Cash Withdrawal Confirmastion yang menampilkan nomor E-Cash dan OTP yang kita input atau masukkan.

Sebagai info, tarik tunai E-Cash melalui ATM tidak dikenakan biaya, hanya saja biasanya akan ada pemotongan pulsa dari sms OTP yang masuk dengan besaran biaya sms Rp 550. Lengkapnya biaya OTP untuk penggunaan mandiri E-Cash bisa dilihat di tabel dibawah ini.

Jika sudah benar informasi nomor dan kode OTP yang ditampilkan, kemudian tekan Yes dan tunggu uang akan keluar dari  mesin ATM. Kita akan menerima notifikasi melalui SMs bahwa penarikan telah berhasil. Selain itu, notifikasi juga terekam di riwayat pemakaian saldo E-Cash di aplikasi.

Adapun tutorial lengkap lewat youtube bisa dilihat pada video dibawah ini, yang diambil dari akun official E-Cash bank mandiri.


Selain menggunakan aplikasi, E-Cash juga bisa tarik tunai dengan menggunakan bantuan dial USSD di nomor *141*6#, setelah itu akan muncul pilihan dan ikuti perintah selanjutnya. Di tahap akhir akan di infokan nomor OTP 6 digit. Setelah itu, langkah selanjutnya diteruskan menggunakan mesin ATM. Langkah di mesin ATM sama seperti tarik tunai dengan menggunakan smartphone atau aplikasi. Mudah bukan?!


Sekian ulasan singkatG mengenai tarik tunai tanpa kartu. Jika artikel yang berjudul Ambil Uang Tunai Tanpa Kartu ATM bisa pakai E-Cash, OVO, GoPay, atau T-Cash ini bermanfaat, silakan di sebar atau dibagikan. Terimakasih atas kunjungannya.

24 comments:

  1. untuk fitur tarik tunai tanpa ATM atau transaksi dan juga pembelian pulsa sudah pernah ssya lakukan Mas via Tcash,

    Tcash sangat mempermudah berbagai macam transaksi, ini aplikasi dari telkomsel kan ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul punya telkomsel..
      Sangat memantu pas dibutuhkan uang segar dan isi dompet habis ya mas..

      Delete
  2. OVO itu kemran sering muncul di grabbike, ternyata begono penjelasannya

    ReplyDelete
  3. wih, baru dapet penjelasan detail tentang ovo nih mas. ciamik ya!
    artikelnya lengkap banget, informatif pisan :)

    salam, ceritaliana.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Begitulah mba.. Tapi verifikasi ke premiernya didaerah tertentu agak susah karena blm ada fasilitas kios ovo

      Delete
    2. oh gitu mas, kalo Bogor udah adakah mas?

      Delete
    3. Verifikasi bogor ada di belanova tamrin, lippo kebun raya dan lippo plaza

      Delete
  4. Aseek ... sekarang ngga perlu khawatir lagi kalo ternyata pas beli sesuatu ternuata kelupaan bawa uang cash.
    Udah ada alternatif 3 aplikasi pembayaran Online.

    Aku juga pernah punya pengalaman malu2in ... ceritanya mau bayar jajanan dan ngopi .. laah mau bayar ngrogoh kanyong uangku ketinggalan lupa kubawa !.
    Malu banget saat kejadian itu, untung pedahangnya maklumin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul malu banget.. Klo ndak dpt penjual yg baik bisa tambah malu ya mas

      Delete
  5. Nice share, Mas.
    Aku belum pernah nih, tapi pengen nyobain lain kali..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu jg klo nggak kepepet mungkin nggak nyoba mas..

      Dibuat skenario dompet ketinggalan biar lbh dramatis.. Hehe

      Delete
  6. Replies
    1. Saya juga taunya gara gara pake grab..

      Delete
  7. Saya belum punya yang ketiganya, makanya menyediakan uang cash di celana, dompet maupun dompet kunci motor adalah suatu keharusan buat saya. Tapi berkat info menarik ini, saya jadi tau betapa pentingnya punya salah satu dari ketiganya. Nice sharing

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buat jaga jaga mas.. Dalam kondisi darurat..

      Delete
  8. aku baru aja punya OVo gara2 promo grab gila2an
    lagian, sekarang klo ngemall pake OVo
    klo Tcash aku jarang pake soalnya jadinya pengen ke mekdi terus sih haha
    makanya gak aku isi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama.. Pake ovo awalnya gara gara grab..

      Delete
  9. Semakin lama semua semakin praktis ya. Tapi kalau kebanyakan akun non-bank seperti ovo, atau kartu macam flazz, jadinya uangnya menyebar dan gampang tercecer. Terus masing-masing penggunaannya terbatas, cuma untuk tenant tertentu. Kalau pindah ke tempat yang jauh dari tenant tertentu itu, jadinya uang yang beku karena gak bisa dipakai.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sih, persebaran uang receh dimana mana, tapi ndak seberapa dg manfaatnya ketika pas butuh atau dalam kondisi darurat bisa banget untuk ndigunakan

      Delete
  10. Saya pengguna Bank Mandiri tapi belum pernah pakai e Cash...kalau saya sih suka nyimpan uang 10 ribu di Jok motor , jaga jaga kalau bensin abis

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh juga ditiru kebiasaannya mas, naro uang di jok motor

      Delete
  11. Ka. Maaf mau tanya, bisa tarik tunai ovo dimana aja ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. setau saya hanya bisa tarik tunai ke rekening dan antar pengguna. belum bisa tanpa kartu atau tarik tunai di indomart

      Delete

Terimakasih sudah berkenan untuk berkunjung. Mohon berkenan juga untuk memberikan tanggapan disetiap tulisan yang pernah dibaca atau dikunjungi.

Mohon tidak menggunakan nama anonim/ unknow, karena akan terdeteksi spam dan tidak langsung terbaca dan ditampilkan. Jika tampil harap maklum jika tidak dibalas

Yang paling penting adalah jangan pernah meninggalkan link hidup pada komentar ini. Tunggu saja kunjungan balik dari saya.

Powered by Blogger.